Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Jelang Lebaran, Porles Temanggung Sidak Pasar: Harga dan Stok Beras Aman, Warga Diminta Tak Panik

Devi Khofifatur Rizqi • Minggu, 15 Maret 2026 | 18:11 WIB

Pengecekan stok beras dan antisipasi penimbunan okeh polres bersama Pemkab Temanggung, Minggu (15/3/2026).
Pengecekan stok beras dan antisipasi penimbunan okeh polres bersama Pemkab Temanggung, Minggu (15/3/2026).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Polres Temanggung bersama pemerintah daerah memastikan ketersediaan bahan pokok, khususnya beras, dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Pengecekan dilakukan langsung ke sejumlah pedagang sembako di sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Temanggung.

Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini mengatakan, hasil pemantauan Minggu (15/3/2026), menunjukkan stok beras cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sebelum Lebaran hingga setelah masa libur Idulfitri.

“Kami sudah melakukan pengecekan ke beberapa pedagang sembako di Kabupaten Temanggung. Untuk beras, stok selama musim liburan sebelum Lebaran, saat Lebaran, dan setelah Lebaran sangat aman. Harga juga masih stabil,” ujarnya.

Zamrul menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kemungkinan kenaikan harga beras. Pasalnya, di pasaran tersedia berbagai pilihan jenis beras yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

“Banyak pilihan jenis beras, seperti beras SPHP maupun beras lainnya. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena stok aman dan harga juga masih stabil,” katanya.

Kepolisian juga melakukan langkah antisipasi terhadap potensi penimbunan beras oleh pihak tertentu.

Polres Temanggung bekerja sama dengan para pedagang untuk memantau aktivitas pembelian dalam jumlah besar yang tidak wajar.

“Kami meminta pedagang mengenali setiap konsumen. Jika ada pembelian beras dalam jumlah tidak wajar atau mencurigakan, agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau dinas terkait untuk dilakukan pengawasan,” jelas kapolres.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Dinkopdag) Temanggung, Pontjo Marbagyo, mengatakan, secara umum ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran masih mencukupi.

Namun, ia mengakui terdapat komoditas yang mengalami fluktuasi harga.

Yakni cabai rawit merah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh menurunnya produksi akibat serangan penyakit pada tanaman cabai.

“Untuk bahan pokok hampir semuanya tersedia cukup. Yang saat ini fluktuatif hanya cabai rawit merah karena banyak tanaman terserang penyakit sehingga pasokannya tidak terlalu banyak,” katanya.

Pontjo menambahkan, hasil pemantauan di pasar menunjukkan stok beras di tingkat pedagang rata-rata berkisar 100 hingga 200 ton per pasar.

Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam waktu sekitar satu minggu sebelum dilakukan pengisian stok kembali.

“Data yang kami ambil sifatnya sampling untuk memastikan ketersediaan di pasar. Dari hasil pengecekan, stok beras di pasar masih cukup dan tidak ada kendala distribusi,” jelasnya.

Di sisi lain, pedagang beras di Pasar Kliwon Temanggung, Ariyati, menyebut permintaan beras menjelang Lebaran relatif stabil dari tahun ke tahun.

“Kalau permintaan menjelang Lebaran hampir sama tiap tahun. Tidak ada kenaikan atau penurunan yang signifikan,” katanya.

Dalam kondisi normal, Ariyati mengaku mampu menjual 2 hingga 2,5 ton beras per hari. Sementara selama bulan Ramadan, permintaan cenderung meningkat terutama untuk kebutuhan zakat fitrah.

“Kalau hari biasa sekitar 2 sampai 2,5 ton per hari. Saat Ramadan bisa lebih, terutama untuk kebutuhan zakat yang biasanya dikemas 3 kilogram,” ujar pedagang yang sudah 15 tahun berjualan di Pasar Kliwon itu.

Menurutnya permintaan selama Ramadan dan menjelang Lebaran relatif stabil setiap tahun.

Hal tersebut membuat para pedagang lebih mudah mempersiapkan stok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Aman #polres temanggung #cabai rawit #cek harga