Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Gudang Elpiji di Danupayan Temanggung Meledak, Empat Orang Mengalami Luka-Luka, Diduga Ada Praktik Oplosan

Devi Khofifatur Rizqi • Minggu, 15 Maret 2026 | 08:57 WIB

Gudang elpiji di Danupayan Bulu Temanggung meledak, Sabtu (14/3/2026) dini hari. Empat orang terluka. Tampak petugas tengah mengadakan pemeriksaan di lokasi kejadian.
Gudang elpiji di Danupayan Bulu Temanggung meledak, Sabtu (14/3/2026) dini hari. Empat orang terluka. Tampak petugas tengah mengadakan pemeriksaan di lokasi kejadian.

RADARSEMARANG.ID, Temanggung - Gudang penyimpanan tabung gas LPG di Jalan Raya Temanggung–Bulu, tepatnya di Dusun Growo, Desa Danupayan, Kecamatan Bulu, Sabtu (14/3/2026) dini hari meledak.

Akibat peristiwa tersebut empat orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Menurut keterangan Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini, ledakan diduga dipicu adanya api dari kompor yang kemudian menyambar gas di lokasi kejadian.

"Kejadiannya saat sahur. Ada ledakan kemudian terjadi kebakaran. Ada empat korban dalam kejadian ini dan semuanya sekarang mendapatkan perawatan intensif di RSUD Temanggung karena mengalami luka bakar," ungkapnya.

Api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran, kemudian polisi langsung mengamankan lokasi kejadian.

Baca Juga: Kebakaran Rumah Tewaskan 5 Orang di Semarang, Sempat Terdengar Dua Kali Ledakan

Petugas juga mengevakuasi ratusan tabung LPG ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram dari dalam gudang untuk mengantisipasi kemungkinan ledakan susulan.

Dari penyelidikan, polisi juga menemukan indikasi adanya LPG bersubsidi alias pengoplosan di lokasi tersebut.

Hal itu diketahui dari banyaknya tabung LPG ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram yang berada di dalam gudang.

"Masih kita dalami, karena di tempat kejadian ditemukan tabung gas elpiji 3 kg dan 12 kg," katanya.

Polres Temanggung masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti ledakan.

Sekaligus memastikan ada tidaknya unsur pelanggaran hukum terkait dugaan praktik pengoplosan LPG.

“Saat ini kami amankan dulu lokasi kejadian agar steril sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa. Selanjutnya kami akan memintai keterangan dari para korban yang saat ini dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Pemadaman, Penyelamatan, dan Evakuasi Damkar Temanggung, Edi Irwanto, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga sekitar pada pukul 03.25 WIB.

Tim pemadam langsung diberangkatkan satu menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 03.33 

“Saat ini kami amankan dulu lokasi kejadian agar steril sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa. Selanjutnya kami akan memintai keterangan dari para korban yang saat ini dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,” tambahnya.

Mengingat objek yang terbakar merupakan gudang berisi tabung LPG yang rawan ledakan, proses pemadaman dilakukan secara hati-hati dari luar bangunan terlebih dahulu.

Setelah kondisi dinilai cukup aman, petugas kemudian melakukan penyisiran ke dalam bangunan.

Karena ada laporan warga bahwa masih terdapat pekerja yang terjebak di dalam gudang.

Dalam proses evakuasi tersebut, tiga karyawan gudang ditemukan mengalami luka bakar.

Selain tiga pekerja gudang, seorang personel pemadam kebakaran juga mengalami luka pada tangan akibat serpihan kaca saat proses penanganan.

"Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.15 WIB," kata Edi.

Kebakaran tersebut, lanjut Edi, menghanguskan satu bangunan gudang berukuran sekitar 12 x 8 meter.

Selain itu, dua kendaraan roda empat jenis Isuzu Traga dan Mitsubishi L300 yang berada di lokasi juga ikut terbakar.

Kebakaran juga berdampak pada bangunan di sekitar lokasi.

Di antaranya  musala di kompleks gudang tembakau Djarum serta  bengkel cat mobil milik warga setempat.(dev/lis).

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#damkar #oplosan #bulu #AKBP Zamrul Aini #polres temanggung #gas elpiji #Gudang Elpiji Meledak #Danupayan #BPBD Temanggung