Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Stok BBM di Temanggung sampai Lebaran Aman, Warga Diminta Tak Panic Buying

Devi Khofifatur Rizqi • Kamis, 12 Maret 2026 | 11:06 WIB

Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini melakukan pengecekan ketersediaan BBM di SPBU wilayah Temanggung, Kamis (12/3/2026).
Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini melakukan pengecekan ketersediaan BBM di SPBU wilayah Temanggung, Kamis (12/3/2026).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung--Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Temanggung dipastikan aman menjelang libur Lebaran.

Masyarakat diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.

Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Diantaranya di SPBU Kowangan dan Madureso. Hasilnya, stok BBM aman dan memenuhi kebutuhan masyarakat hingga libur Lebaran.

“Hasil pengecekan kami, untuk wilayah Kabupaten Temanggung stok BBM masih sangat aman. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir ataupun membeli BBM dalam jumlah banyak,” katanya Kamis (12/3/2026).

Zamrul menjelaskan, hingga saat ini belum ditemukan adanya indikasi panic buying maupun pembelian BBM dalam jumlah tidak wajar oleh masyarakat. Aktivitas pembelian masih berjalan normal sesuai kebutuhan.

Polres Temanggung telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina dan pengelola SPBU. Hal tersebut guna memastikan distribusi BBM tetap lancar selama masa libur Lebaran.

Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penimbunan BBM. Selain melanggar hukum, penimbunan juga berpotensi membahayakan karena risiko kebakaran atau ledakan.

“Penimbunan selain merupakan perbuatan pidana juga berbahaya karena bisa menimbulkan kebakaran atau ledakan,” ujarnya.

Kapolres menegaskan kepada pengelola SPBU agar tetap membuka seluruh layanan penjualan BBM. Serta tidak melakukan pembatasan yang tidak sesuai aturan.

“SPBU wajib melayani masyarakat tanpa pilih-pilih. Semua nozzle harus dibuka dan tetap beroperasi,” tegasnya.

Sementara itu, Pengawas SPBU Kowangan, Kaeni, memastikan stok BBM di tempatnya masih mencukupi dan pelayanan tetap berjalan selama 24 jam.

Dikatakan, rata-rata kebutuhan BBM masyarakat setiap hari cukup tinggi. Terutama untuk jenis Pertalite dan Pertamax.

“Untuk Pertamax bisa sekitar 2.000 sampai 3.000 liter per hari. Sedangkan Pertalite bisa mencapai sekitar 12 hingga 13 kiloliter per hari, tergantung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Kaeni, pasokan BBM dikirim dari depo di Yogyakarta. Lalu distribusinya sejauh ini berjalan lancar. Jika stok mulai berkurang, pihak SPBU dapat langsung mengajukan permintaan tambahan pasokan.

“Kalau stok berkurang bisa langsung minta tambahan. Selama ini distribusi dari Jogja juga lancar,” katanya. (dev)

Editor : H. Arif Riyanto
#Kapolres Temanggung #AKBP Zamrul Aini #polres temanggung #lebaran #temanggung #idul fitri #stok bbm #bahan bakar minyak