RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Temanggung melakukan perbaikan dan penambalan jalan menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.
Perbaikan difokuskan pada ruas-ruas yang menjadi jalur mudik maupun akses menuju kawasan wisata.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Temanggung, Khamim Gunardi, mengatakan, pekerjaan perbaikan jalan sudah dimulai satu minggu sebelum bulan Ramadan. Ruas jalan yang diperbaiki telah diusulkan dalam high level meeting, sebagai jalur mudik.
Menurutnya, sejumlah ruas jalan di wilayah perkotaan telah diperbaiki lebih awal, terutama di kawasan Parakan dan Temanggung.
"Kalau di perkotaan, ada beberapa ruas yang sudah kita perbaiki sebelum puasa," katanya saat ditemui di kantornya, Senin (9/3/2026).
Di wilayah Parakan, lanjut Khamim, perbaikan dilakukan di Jalan Letnan Suwaji, kemudian Jalan Bambu Runcing, Jalan Kosasih, serta ruas Kedu–Tegong.
Sementara di wilayah Temanggung, perbaikan dilakukan di beberapa ruas seperti Geneng–Maron, Jalan Kadar, serta jalan tembus Kadar–Maron di sisi samping STM Pembangunan.
Selain itu, perbaikan juga dilakukan di Jalan Tentara Pelajar depan Setda akibat adanya gorong-gorong yang berlubang.
Sebelum Ramadan, DPUPR juga telah menyelesaikan perbaikan di Jalan Suyoto. Setelah ditemukan kerusakan gorong-gorong sepanjang sekitar tujuh meter, yang kemudian dibongkar dan diperbaiki total. Penanganan juga dilakukan di Jalan R. Suprapto dan Jalan DI Panjaitan.
Di wilayah lain, perbaikan jalan juga dilakukan di Kranggan–Kaloran, kemudian Pingit–Wonokerso, serta Ngipik–Medono.
Untuk wilayah Parakan–Tembarak, perbaikan dilakukan di ruas Setugu–Jelamprang. Sementara di wilayah UPT Kandangan, pekerjaan masih berlangsung di ruas Kedu–Tegong.
"Di wilayah ini, direncanakan perbaikan dilanjutkan pada ruas Muntung–Jumo dan Ngadirejo–Tegong," jelas Khamim.
Khamim menambahkan, salah satu jalur mudik yang sudah selesai diperbaiki di wilayah tersebut adalah Kandangan–Dakaran sepanjang sekitar 1,2 kilometer.
Selain jalur mudik, perbaikan jalan juga menyasar akses menuju destinasi wisata yang diperkirakan ramai dikunjungi saat libur Lebaran. Salah satunya di wilayah UPT Ngadirejo pada ruas Muntung–Jumprit.
“Ruas ini nanti menjadi jalur menuju beberapa destinasi wisata seperti Situs Liyangan, kawasan wisata Jumprit, hingga akses menuju Dieng,” terangnya.
Di sepanjang jalur tersebut, terdapat sejumlah objek wisata seperti Pring Banyu, Negeri Atas Awan, Grand Canyon, Sikatok, hingga Tambi yang diperkirakan akan ramai saat libur Lebaran. Beberapa destinasi lain yang juga diperkirakan ramai pengunjung antara lain Pikatan Water Park, Sigandul View, Posong, serta Embung Kledung.
Khamim menjelaskan, sebagian jalan menuju objek wisata tersebut merupakan jalan nasional dan provinsi yang saat ini dalam kondisi mantap. Meski begitu, pihaknya masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait beberapa titik lubang di ruas nasional Temanggung–Kedu–Parakan.
“Masih ada beberapa titik lubang yang perlu ditangani di jalan nasional, dan itu sedang kami koordinasikan,” katanya.
Untuk kegiatan penambalan dan pemeliharaan jalan menjelang Lebaran tahun ini, DPUPR Temanggung mengalokasikan anggaran Rp1,6 miliar. Dana itu digunakan untuk kebutuhan bahan perbaikan.
Secara keseluruhan, penanganan jalan yang dilakukan menjelang arus mudik tahun ini mencakup 40 kilometer. Meliputi ruas jalan di berbagai wilayah Kabupaten Temanggung.
“Penanganan tahun ini tidak sepanjang tahun lalu. Karena sebagian ruas sudah dikerjakan sebelumnya,” ujarnya.
Ditargetkan, seluruh pekerjaan penambalan dan pemeliharaan jalan tersebut, dapat selesai paling lambat 14 Maret 2026. Sehingga jalur mudik di Temanggung dapat dilalui dengan lebih aman dan nyaman.
"Targetnya sampai 14 Maret. Sehingga pemudik yang melintas di wilayah Temanggung ini nyaman tanpa jalan berlubang," tandas Khamim. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo