RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Pemerintah Kabupaten Temanggung mengusulkan tambahan pasokan 171.900 tabung LPG 3 kilogram kepada PT Pertamina Patra Niaga.
Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.
Usulan tersebut disampaikan melalui surat resmi Sekretariat Daerah Kabupaten Temanggung Nomor B/55/500/01/II/2026 tertanggal 24 Februari 2026.
Surat ditujukan kepada Retail Sales Manager Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga di Semarang.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Temanggung, Husein Tsani, mengatakan, pengajuan tambahan pasokan LPG dilakukan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya.
Yakni menunjukkan peningkatan konsumsi gas bersubsidi saat Ramadan dan menjelang Lebaran.
“Pada minggu keempat Februari serta minggu pertama dan kedua Maret kami mengusulkan tambahan sekitar 19.100 tabung LPG setiap minggunya,” katanya Minggu (8/3/2026).
Husein menyebut, pemerintah daerah juga mengajukan extra dropping dan fakultatif pada beberapa hari libur.
Karena momen libur diperkirakan terjadi lonjakan kebutuhan masyarakat.
Adapun tambahan pasokan LPG meliputi, minggu ke-4 Februari serta minggu ke-1 Maret dan ke-2 Maret, masing-masing 19.100 tabung. Lalu pada 19 Maret ada tambahan 38.200 tabung.
Pada 21 Maret tambahan 38.200 tabung, serta pada 3 April ada tambahan pasokan sebanyak 38.200 tabung.
"Sehingga total usulan tambahan mencapai 171.900 tabung LPG 3 kg," ujarnya.
Pengajuan tambahan ini, lanjut Husein, untuk menjaga stabilitas pasokan LPG di masyarakat.
Terutama pada periode libur panjang yang bertepatan dengan momentum keagamaan seperti Hari Raya Nyepi, Idulfitri, serta libur nasional pada awal April.
Ia menambahkan, hingga saat ini distribusi LPG di Kabupaten Temanggung masih relatif aman. Selain itu, belum ada laporan kelangkaan dari masyarakat.
“Alhamdulillah sampai sekarang dari pantauan di lapangan belum ada keluhan terkait kelangkaan LPG, karena kita sudah lebih dulu mengajukan tambahan pasokan ke Pertamina,” ujarnya.
Pemkab Temanggung juga terus berkoordinasi dengan agen dan pangkalan LPG. Agar distribusi berjalan lancar serta tepat sasaran.
Husein mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Ia memastikan stok LPG tersedia.
“Kami harapkan masyarakat tetap tenang dan tidak perlu panik. Stok LPG aman. Kalau sampai membeli berlebihan atau menimbun justru bisa memicu kelangkaan di masyarakat,” imbuhnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo