Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Dinsos Temanggung Dipadati Warga, Tercatat 776 Peserta BPJS PBI Ajukan Reaktivasi

Devi Khofifatur Rizqi • Kamis, 19 Februari 2026 | 17:20 WIB
Warga mengantre untuk mengaktifkan kepesertaan BPJS PBI yang sebelumnya dinonaktifkan, Kamis (19/2/2026).
Warga mengantre untuk mengaktifkan kepesertaan BPJS PBI yang sebelumnya dinonaktifkan, Kamis (19/2/2026).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Sedikitnya 776 peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Temanggung mengajukan reaktivasi.

Hal itu menyusul dinonaktifkannya program tersebut imbas pengalihan kuota penerima manfaat.

Data per 18 Februari 2026 dari Dinas Sosial (Dinsos) Temanggung, terdapat 776 warga yang mengajukan reaktivasi di Kantor Dinsos.

Reaktivasi dilakukan setelah adanya kebijakan pemerintah pusat yang membuka kembali akses bagi peserta yang memenuhi kriteria tertentu.

"Pengajuan reaktivasi sudah dari awal Februari. Kami dari Dinsos memfasilitasi masyarakat yang ingin reaktivasi BPJS PBI yang sebelumnya dinonaktifkan," kata Kepala Dinsos Temanggung, Umi Lestari Nurjanah, saat ditemui Kamis (19/2/2026).

Umi menjelaskan, penonaktifan sebelumnya berasal dari kebijakan pengalihan kuota peserta BPJS PBI desil 6-10 ke masyarakat tidak mampu yang masuk desil 1–5. Di Temanggung, ada 41.700 ribu peserta yang terdampak pengalihan tersebut.

Meski begitu, Dinsos berkomitmen terus melayani masyarakat yang ingin reaktivasi. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Termasuk kategori tidak mampu, memiliki penyakit kronis atau katastropik yang mengancam jiwa, serta mendapat rujukan dari dokter terkait.

"Kalau sesuai syarat-syarat itu, otomatis langsung aktif kembali dari pusat," jelasnya.

Umi menambahkan, selain melalui Dinas Sosial, masyarakat juga dapat mengajukan reaktivasi melalui pemerintah desa lewat petugas pendataan.

Ia mengimbau masyarakat, untuk aktif memantau status kepesertaan dan segera mengajukan reaktivasi jika memenuhi kriteria.

“Kami juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar mengecek status bansos dan kepesertaan secara mandiri,” tambahnya.

Sementara Daryanto, warga Parakan, mengaku kaget saat mengetahui BPJS PBI milik ayahnya, Sunadi, 66, yang tiba-tiba nonaktif. Ketika itu, Sunadi hendak berobat ke Puskesmas.

Namun, oleh petugas diinformasikan bahwa BPJS PBI sudah dinonaktifkan. "Ya kaget saja. Orang tua mau berobat tiba-tiba dikabari kalau sudah nonaktif. Untungnya masih di Puskesmas," akunya.

Mengetahui hal tersebut, Daryanto lantas mendatangi Kantor Dinsos untuk mengajukan reaktivasi.

Ia sudah menunggu sejak pukul 10.00 pagi, untuk mendapatkan pelayanan. Namun, antrean di SLRT cukup padat.

Diketahui, layanan reaktivasi BPJS PBI di Kantor Dinsos Temanggung cukup padat. Bahkan, saat awal Februari antrean hingga 200 orang. Namun, di pertengahan bulan ini rata-rata mencapai 98 orang per hari. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#dinas sosial temanggung #reaktivasi #BPJS Penerima Bantuan Iuran #BPJS PBI #Umi lestari nurjanah