RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Temanggung masa bakti 2025–2029 resmi dilantik dan dikukuhkan.
Diharapkan, kepengurusan baru mampu membawa olahraga Temanggung semakin maju. Termasuk meningkatkan prestasi atlet pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.
Ketua Umum KONI Temanggung, Tunggul Purnomo, menegaskan, olahraga ke depan tidak hanya diposisikan sebagai aktivitas fisik semata, melainkan menjadi bagian integral dari pembangunan daerah.
Menurutnya, kemajuan olahraga harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami ingin olahraga di Temanggung menjadi bagian integral pembangunan daerah. Semua stakeholder harus bergerak bersama. Kalau masyarakatnya gemar berolahraga, pembinaan atlet juga akan jauh lebih baik,” kata Tunggul.
Pada Porprov ke-15 di Pati Raya, Kabupaten Temanggung berada di peringkat ke-22. Dengan perolehan 9 medali emas dan 9 perak, dari partisipasi 116 atlet.
Meski demikian, Tunggul optimistis peringkat tersebut bisa ditingkatkan pada Porprov 2026 yang akan digelar Oktober mendatang di wilayah Semarang Raya.
“Kalau besok bisa naik ke peringkat 20 saja itu sudah bagus, karena daerah lain juga luar biasa. Dengan segala keterbatasan dan keunggulan Temanggung, kami bertekad meningkatkan prestasi atlet,” ujarnya.
Tunggul juga menegaskan komitmennya untuk tidak mendatangkan atlet dari luar daerah.
KONI Temanggung akan fokus membina atlet-atlet lokal yang memiliki potensi dari seluruh cabang olahraga (cabor).
“Kami ingin membimbing atlet-atlet Temanggung agar menjadi atlet berkualitas. Bukan hanya mengejar medali, tapi benar-benar membangun ekosistem olahraga yang maju,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Jawa Tengah, Budi Santoso, mengatakan, Temanggung memiliki potensi besar untuk meningkatkan prestasi. Utamanya dari pembinaan atlet usia dini di sekolah dan tingkat pelajar.
“Posisi Temanggung memang masih di peringkat 22, tapi itu masih masuk 20 besar. Dari potensi wilayah dan SDM, ini sangat bisa dikembangkan. Bahkan ada atlet Temanggung yang sudah berprestasi sampai tingkat ASEAN dan dunia,” katanya.
Budi meyakini, di bawah kepemimpinan Tunggul Purnomo yang memiliki hubungan baik dengan pemerintah daerah, DPRD, dan dunia usaha, sinergi antarpemangku kepentingan, dapat mendorong kemajuan olahraga Temanggung.
Bupati Temanggung, Agus Setyawan, mendukung terhadap peningkatan prestasi olahraga. Ia menilai pembiayaan olahraga tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah.
Agus berharap, pada Porprov 2026 mendatang, Kabupaten Temanggung mampu memperbaiki peringkat dan menunjukkan kemajuan nyata hasil sinergi antara KONI dan pemerintah daerah.
“Penganggaran untuk memajukan olahraga jangan hanya diserahkan ke pemda. Tidak ada salahnya jika ada sisa dana di KONI provinsi yang bisa disalurkan,” ujarnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo