Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Anggota DPRD Temanggung Elynawati Berdakwah Lewat Nada, dari Ruang Sidang ke Ruang Rekaman

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 4 Februari 2026 | 07:22 WIB
Elynawati saat melakukan rekaman cober lagu untuk menyalurkan hobinya.
Elynawati saat melakukan rekaman cober lagu untuk menyalurkan hobinya.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Di balik kesibukannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Temanggung, Elynawati menyimpan sisi lain yang jarang tersorot publik.

Politisi muda ini menyalurkan kegemarannya menyanyi sebagai medium dakwah. Termasuk menyapa masyarakat lewat nada, lirik, dan pesan-pesan kebaikan.

Awalnya, menyanyi bagi Elynawati sekadar cara mengisi waktu luang. Di sela aktivitas, ia kerap membuat cover lagu sederhana untuk ucapan Hari Ibu, ulang tahun, atau momen tertentu. Namun perlahan, hobi itu berkembang lebih serius. 

Kini, ia menjalaninya sebagai kerja sama profesional bersama komunitas musik Nasyid Nusantara, dengan fokus pada lagu-lagu Islami.

“Awalnya memang iseng saja. Tapi kemudian muncul ide, bagaimana berdakwah lewat lagu,” ujar Elynawati saat ditemui di kantornya, Selasa (3/2/2026).

Prinsipnya sederhana namun kuat. Karena itu, perempuan kelahiran Temanggung 25 Desember 1985 ini, memilih lagu-lagu bernuansa positif dan menjauhi lirik yang sarat kesedihan atau keputusasaan. 

Meski identik dengan musik akustik yang kerap bernuansa melankolis, Elynawati memastikan pesan di dalamnya tetap menghadirkan harapan.

"Selalu ada pesan di setiap lagu. Karena itu saya berusaha untuk membawakan lagu yang positif dan bernuansa islami," jelas anggota Komisi B DPRD Temanggung ini.

Hingga kini, politisi PKS ini telah meng-cover delapan lagu. Di antaranya Jangan Rubah Takdirku, Bunda, Sampai Tutup Usia, Cundamani, Ada Untukmu, Jaga Selalu Hatimu, Muhasabah Cinta, hingga Ketika Cinta Bertasbih.

Lagu-lagu tersebut dipilih dengan satu benang merah. Mengandung kebahagiaan, penuh makna, dan menguatkan. Seiring waktu, Elynawati mulai melangkah lebih jauh dengan menciptakan lagu sendiri.

Lagu perdananya berjudul Tresnoku. Itu ditulis menjelang Pemilu 2024. Lagu ini menjadi ekspresi kecintaannya pada masyarakat sekaligus refleksi perjalanan pengabdian selama menjabat sebagai wakil rakyat.

“Bukan sekadar janji, tapi ada bukti kerja yang sudah saya lakukan. Lewat lagu ini ada refleksi  perjalanan sebagai wakil rakyat,” kata Ketua Fraksi PKS DPRD Temanggung itu.

Kini, fokus Elynawati semakin mengerucut pada lagu-lagu Islami. Salah satunya Muhasabah Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih, yang mengajak pendengarnya kembali bersyukur dan menempatkan cinta kepada Allah di atas segalanya.

Elyna membeberkan, ia akan merilis dua lagu baru ciptaannya di tahun ini. Lagu tersebut berjudul Tilawah Cinta direncanakan meluncur pertengahan Februari.

Lagu ini bercerita tentang kesadaran spiritual seseorang yang kembali kepada Alquran setelah lama terbuai urusan dunia.

Sementara untuk momen Lebaran, Elynawati menyiapkan lagu bertajuk Rindu di Langit Lebaran. Lagu ini lebih personal, mengisahkan kerinduannya kepada sang ayah yang telah wafat sejak 2009. 

"Lewat lagu ini akan mengingatkan pendengar agar memaksimalkan bakti selagi orang tua masih ada," bebernya.

Di tengah padatnya agenda kedewanan, proses rekaman dilakukan dengan menyesuaikan waktu luang.

Biasanya,  ibu satu anak ini di dapur rekaman saat weekend. Selain itu, sebagian besar video klip diambil bersamaan dengan sesi rekaman, sebagai bentuk efisiensi waktu.

Bagi istri Geri Setiawan itu, menyanyi bukan pelarian dari tanggung jawab sebagai anggota dewan.  Menurutnya, hal ini bagian dari cara mengajak kebaikan yang relevan dengan zaman. 

"Media sosial dipilih sebagai ruang dakwah baru, karena menjangkau masyarakat dengan pendekatan yang lebih lembut dan dekat. Dan setiap orang punya sisi kehidupan masing-masing. Apalagi mengajak kebaikan bisa lewat banyak cara,” katanya.

Lewat suara dan lirik, Elynawati membuktikan, pengabdian tidak selalu hadir lewat mimbar atau ruang sidang. Kadang, ia hadir dalam nada sederhana yang menyentuh hati. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Fraksi PKS DPRD Temanggung #Islami #cover lagu #Nasyid Nusantara #Elynawati #menyanyi #DPRD Temanggung