Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Ziarahi Jenderal Bambu Runcing Parakan Temanggung, Ma’ruf Amin Dorong Usulan KH Subkhi Jadi Pahlawan Nasional

Lis Retno Wibowo • Kamis, 29 Januari 2026 | 15:52 WIB
Mantan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, melakukan ziarah ke makam KH Subkhi, di Parakan, Temanggung, Kamis (29/1/2026).
Mantan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, melakukan ziarah ke makam KH Subkhi, di Parakan, Temanggung, Kamis (29/1/2026).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Mantan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, melakukan ziarah ke makam KH Subkhi, ulama kharismatik asal Parakan, Kabupaten Temanggung, Kamis (29/1/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas jasa para ulama dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kesempatan itu, Ma’ruf Amin menegaskan, para ulama tidak hanya memikul tanggung jawab keagamaan (mas’uliyah diniyah).

Melainkan turut bertanggung jawab kebangsaan (mas’uliyah wathaniyah). Menurutnya, membela negara merupakan bagian dari pengamalan ajaran agama.

“Para ulama kita punya peran besar dalam mempertahankan republik ini dari ancaman kembalinya penjajahan. Mereka berjuang bukan hanya dengan doa, tetapi juga dengan pengorbanan nyata, bahkan banyak yang gugur bersama para santri,” ujar Ma’ruf Amin.

Ia menyebut KH Subkhi sebagai salah satu ulama yang memiliki peran penting dalam perjuangan tersebut.

Doa dan semangat perjuangan KH Subkhi, lanjut Ma’ruf Amin, dikenal luas dan diyakini memberi kekuatan spiritual bagi para pejuang, termasuk dalam penggunaan bambu runcing.

“Sering kali yang didoakan justru sudah menjadi pahlawan nasional, sementara yang memberi doa malah tertinggal. Padahal beliau layak dan pantas mendapatkan penghargaan itu,” ungkapnya.

Ma’ruf Amin menyatakan akan terus mendorong agar KH Subkhi dapat diusulkan sebagai Pahlawan Nasional.

Menurutnya, para kiai tidak pernah meminta pengakuan, karena perjuangan mereka dilandasi keikhlasan. Namun, bangsa Indonesia memiliki kewajiban moral untuk menghargai jasa mereka.

“Mereka tidak meminta diakui, tapi kita yang pantas menghargai. Bangsa ini seharusnya merasa berutang budi kepada para ulama yang berjasa besar bagi republik,” tegasnya.

Dalam ziarah tersebut, Ma’ruf Amin juga menyampaikan doa agar dapat mengambil berkah dan semangat perjuangan KH Subkhi.

Ia berharap nilai-nilai jihad, keikhlasan, dan pengabdian para ulama Nahdlatul Ulama terus menginspirasi generasi penerus.

Sementara Ketua MUI Kabupaten Temanggung, Yacub Mubarok, menyebut, kunjungan Ma’ruf Amin sebagai anugerah besar bagi masyarakat Temanggung.

Ia menilai tidak setiap daerah mendapat kesempatan dikunjungi tokoh nasional sekaliber Ma’ruf Amin, yang juga merupakan cucu ulama besar KH Nawawi al-Bantani.

“Kami sangat bersyukur. Kehadiran beliau menjadi penguat bahwa Temanggung adalah wilayah yang memiliki sejarah besar perjuangan ulama. Semoga KH Subkhi benar-benar dapat ditetapkan sebagai pahlawan nasional,” ujar Yacub. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#ma'ruf amin #pahlawan nasional #KH Subhki #wakil presiden #parakan temanggung