Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Dua Ribu Warga Pringsurat Temanggung Serentak Bersihkan Irigasi Soropadan

Devi Khofifatur Rizqi • Minggu, 25 Januari 2026 | 19:35 WIB
Aksi gotong-royong warga membersihkan irigasi Soropadan untuk kelancaran saluran air.
Aksi gotong-royong warga membersihkan irigasi Soropadan untuk kelancaran saluran air.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Sebanyak 2.000 warga gotong royong membersihkan irigasi Soropadan, di wilayah Kecamatan Pringsurat, Minggu (25/1/2026).

Aksi ini sebagai upaya agar saluran air untuk pertanian lancar dan tidak terhambat sedimentasi.

Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan, pembersihan ini penting untuk kelancaran sistem irigasi sebagai fondasi ketahanan pangan.

Menurutnya, swasembada pangan mustahil optimal jika saluran air di tingkat petani terhambat sedimentasi.

​Agus menyebut, aksi ini sekaligus upaya saling menyangga pertanian lintas kabupaten antara Temanggung dan Magelang.

Ia pun mengapresiasi keterlibatan lebih dari 2.000 warga yang terjun langsung melakukan pengerukan sedimen sepanjang 5 kilometer.

"Ternyata yang gotong royong hari ini (kemarin, Red) tidak hanya petani pemanfaat air, tapi juga masyarakat luas. Sifat kebersamaan, kerelaan pikiran, dan tenaga seperti ini sangat layak dijadikan role model bagi daerah lain," katanya.

​Ketua Gabungan Petani Pemakai Air (GP3A) Dharma Tirta Soropadan, Kusnindaryanto, menjelaskan, aksi ini melibatkan warga dari 20 dusun di lima desa.

Mereka bahu-membahu membersihkan infrastruktur bersejarah peninggalan tahun 1859 tersebut.

"Setiap dusun memikul tanggung jawab pengerukan sepanjang kurang lebih 300 meter," jelas Kusnindaryanto.

Pengerukan ini menjadi sangat mendesak karena tumpukan sedimen sudah mencapai ketebalan 30-50 cm.

Kondisi ini sempat menghambat proses rehabilitasi saluran, ditambah adanya kendala teknis tanggul jebol sepanjang 22 meter pada Desember 2025 lalu.

"Sedimennya cukup tebal sehingga menghambat aliran air. Kami gerakkan warga agar petani bisa segera menanam kembali untuk mensukseskan program ketahanan pangan nasional," tambahnya.

Diketahui, daerah irigasi Soropadan merupakan urat nadi bagi 508 hektare sawah yang melintasi dua kabupaten.

Di wilayah Temanggung, irigasi ini mengaliri Desa Rejosari, Pringsurat, Kebumen, dan Soropadan.

Sementara di Kabupaten Magelang, aliran airnya mencakup Desa Ngabean, Krincing, dan Secang. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#pringsurat #Bupati Temanggung Agus Setyawan #bersihkan saluran #Soropadan #irigasi