RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Bupati Temanggung Agus Setyawan menekankan pentingnya sinergitas antarlembaga dalam penanganan kebencanaan dan urusan kemanusiaan di Kabupaten Temanggung.
Menurutnya, koordinasi yang kuat akan membuat penanganan bencana berjalan lebih komprehensif dan tepat sasaran. Terlebih, wilayah Temanggung rawan terjadi bencana saat cuaca ekstrem.
“Ketika kita menghadapi bencana, sinergitas harus sudah terjaga. Mulai dari lembaga yang menangani urusan keuangan hingga sosial, seperti Baznas, perbankan, dinas sosial, BUMDes, dan pihak lainnya, harus bergerak bersama,” ujar Agus.
Agus menegaskan, bantuan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi yang jelas. Menurutnya, jika tidak dikelola dengan baik, bantuan justru bisa menumpuk di satu titik dan tidak merata di wilayah terdampak.
Maka, ia meminta lembaga lintas sektoral untuk bisa koordinasi mengenai penanganan kebencanaan.
“Jangan sampai bantuan datang sendiri-sendiri tanpa perencanaan. Harus jelas rencananya apa, dibutuhkan di mana, dan kebutuhannya apa saja. Dengan begitu, bantuan bisa diatur dengan baik, baik dari sisi logistik, transportasi, maupun jenis bantuan yang diberikan,” jelasnya.
Agus menilai komunikasi antarlembaga menjadi kunci. Agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak bencana, bukan sekadar bantuan instan yang tidak berkelanjutan.
“Ini adalah bentuk perwujudan nyata kepedulian kemanusiaan pemerintah dan seluruh elemen kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” tegasnya.
Selain itu, Agus mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Itu mengingat intensitas hujan di wilayah Temanggung yang masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. Ia menyebut, hujan deras berpotensi memicu longsor di sejumlah wilayah.
“Kita harus mengikuti imbauan dan saran dari pihak terkait. Jika hujan tinggi, risiko longsor juga tinggi. Mari kita jaga kewaspadaan bersama dan berdoa agar tidak terjadi bencana,” kata Agus.
Ia menyampaikan, kebutuhan masyarakat terdampak harus dipublikasikan secara jelas. Yakni agar masyarakat yang ingin berdonasi dapat menyalurkan bantuannya secara tepat guna. “Donasi dari masyarakat sangat berarti.
Apa pun bentuknya, selama itu bermanfaat bagi masyarakat yang sedang berjuang menghadapi musibah,” tandas Agus. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo