Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Pentas Seni SMK 17 Temanggung, Jaga Budaya Lokal dan Pendidikan Karakter

Devi Khofifatur Rizqi • Senin, 19 Januari 2026 | 11:22 WIB
Para siswa tampil ciamik dalam gelaran pentas budaya Dies Natalis ke-41 SMK 17 Temanggung.
Para siswa tampil ciamik dalam gelaran pentas budaya Dies Natalis ke-41 SMK 17 Temanggung.

TEMANGGUNG - SMK 17 Temanggung mengadakan  peringatan Dies Natalis ke-41 dengan pentas kebudayaan.

Kegiatan tersebut sebagai momentum penguatan pendidikan karakter berbasis kepedulian sosial dan pelestarian budaya lokal.

Kepala SMK 17 Temanggung, Tri Susanto, mengatakan, pendidikan di sekolah tidak hanya berorientasi pada akademik dan keterampilan. Tetapi juga pembentukan sikap dan kepribadian siswa.

“Harapan kami, capaian tahun sebelumnya bisa lebih baik di tahun berikutnya. Yang terpenting, anak-anak memiliki karakter dan kepekaan sosial serta pelestatian budaya lokal. Karena itu dies natalis kali ini kami gelar sederhana,” ujarnya kemarin.

Susanto menambahkan, nilai kepedulian sosial terus ditanamkan melalui berbagai aksi kemanusiaan. Termasuk, siswa melakukan penggalangan bantuan bagi daerah terdampak bencana di luar Jawa.

Dalam kesempatan tersebut, Susanto juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Temanggung terkait pemanfaatan lahan sekolah yang merupakan aset daerah.

Alhamdulillah, sudah diberikan skema pinjam pakai. Ini sangat membantu agar kami lebih tenang dalam mengembangkan pendidikan di Kabupaten Temanggung,” katanya.

Peringatan dies natalis ini menampilkan pementasan budaya oleh siswa. Mereka unjuk kebolehan dengan penampilan Tari Kirana, Kuda Lumping, Warok, dan Topeng Ireng. Para siswa tampak lihai karena kesenian Jawa ini menjadi ekstrakurikuler di sekolah.

Menurut Susanto, budaya Jawa menjadi media efektif menanamkan nilai unggah-ungguh, sopan santun, dan etika pergaulan, khususnya pascapandemi.

“Melalui kesenian, anak-anak belajar menjaga sikap dan menghormati sesama. Ini bagian dari pendidikan karakter,” jelasnya.

SMK 17 Temanggung juga menegaskan komitmen sebagai sekolah bersih dari narkoba. Itu melalui kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), termasuk sosialisasi dan tes rutin.

“Dengan kegiatan positif seperti seni dan budaya, kami berharap siswa terhindar dari narkoba,” Tri Susanto.

Sementara itu, Bupati Temanggung Agus Setyawan mengapresiasi kontribusi SMK 17 Temanggung yang telah 41 tahun berperan dalam dunia pendidikan. Ia mendukung program dan kolaborasi sekolah dengen pemerintah daerah.

“Ini hasil sinergi seluruh elemen sekolah. Keberadaan SMK 17 Temanggung telah memberi warna bagi pendidikan Temanggung, khususnya dalam penguatan karakter generasi muda,” ujarnya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Bupati Temanggung Agus Setyawan #Dies Natalis #SMK 17 Temanggung #pentas budaya