Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Talut Jembatan Galeh Parakan Temanggung Rusak, Ancam Keselamatan Pengguna Jalan dan Bangunan Sekitar

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 7 Januari 2026 | 17:55 WIB
Petugas meninjau kerusakan talut di Jembatan Galeh Parakan.
Petugas meninjau kerusakan talut di Jembatan Galeh Parakan.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Kerusakan talut di Jembatan Galeh, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, menimbulkan kekhawatiran warga sekitar.

Kondisi talut yang ambrol dinilai tidak hanya mengancam keselamatan pengguna jalan, tetapi juga berdampak pada bangunan di sekitarnya. Bahkan mengganggu kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

Salah seorang warga, Air Titik Wardhani, mengatakan kerusakan talut jembatan Galeh saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Meski tidak dalam kondisi banjir, talut tampak menggantung dan rawan kembali ambrol.

“Kami warga sekitar merasa sangat khawatir, terutama saat terjadi banjir. Saat ini saja meski cuaca normal, kondisi talut sudah menggantung dan sangat membahayakan, terutama bagi pengguna jembatan,” ujarnya Rabu (7/1/2026).

Ia menambahkan, apabila terjadi banjir besar, tidak menutup kemungkinan talut kembali longsor dan berujung pada kerusakan jembatan.

Selain itu, keberadaan warung warga dan kantor perbankan yang berada di sekitar lokasi juga terancam.

"Kami berharap, proses pembangunan dapat segera direalisasikan. Supaya kerusakan tidak semakin parah dan keselamatan pengguna jalan terjamin," tambah Titik.

Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Tengah memastikan penanganan talut Jembatan Galeh telah masuk dalam program pembangunan tahun 2026. Saat ini, proses perbaikan telah disetujui dan berada pada tahap persiapan pelaksanaan.

Koordinator Pengawas Lapangan PPK 2.4 Provinsi Jawa Tengah, Joko Budi Santoso, mengatakan perbaikan akan difokuskan pada talut sepanjang 100 meter serta lantai jembatan.

“Pengajuan perbaikan sudah disetujui dan sekarang masih dalam tahap tender atau lelang,” kata Joko saat meninjau lokasi.

Menurutnya, perbaikan akan dilakukan pada talut sisi kanan jembatan, sementara talut sisi kiri telah dibangun lebih dulu pada tahun 2022.

Nantinya, talut akan diperkuat menggunakan beton siklop, yakni beton khusus untuk fondasi dalam yang dicampur batu berukuran besar.

“Kami masih berkoordinasi dengan perencana terkait jenis material timbunan yang akan digunakan,” imbuhnya. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#Talut Jembatan Galeh #dinas pekerjaan umum provinsi jawa tengah #Ancam Pengguna Jalan #rusak #ambrol