RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Komitmen Pemerintah Kabupaten Temanggung dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan lokal kembali mendapat pengakuan nasional.
Bupati Temanggung Agus Setyawan masuk dalam jajaran nominator Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Tahun 2026.
Berkat konsistensinya mendorong kemajuan budaya daerah, salah satunya seni tradisi jaran kepang.
Masuknya Agus Setyawan dalam sepuluh besar kepala daerah yang lolos ke tahap akhir menjadi bukti bahwa kebijakan kebudayaan di Temanggung tidak berhenti pada seremoni.
Tetapi dijalankan secara terstruktur dan berkelanjutan.
Sejumlah program pelestarian seni tradisi, regulasi daerah, hingga kolaborasi dengan komunitas budaya dinilai memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, menjelaskan, penilaian dilakukan secara mendalam melalui proposal komprehensif yang memuat dokumen pemajuan kebudayaan, peraturan daerah, dokumentasi kegiatan, hingga rekam jejak pemberitaan media.
“Yang kami lihat bukan hanya gagasan, tetapi juga keberlanjutan program dan dampaknya bagi ekosistem budaya di daerah,” ujarnya.
Sementara Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan, jaran kepang menjadi salah satu ikon budaya Temanggung yang terus dihidupkan melalui berbagai ruang ekspresi.
Mulai dari agenda kebudayaan daerah, pembinaan kelompok seni, hingga penguatan identitas budaya di tengah masyarakat.
Upaya ini dinilai sejalan dengan tema Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026, yakni Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan Berbasis Media dan Pers. "Budaya lokal ini harus tetap dilestarikan. Terlebih bisa diakui secara nasional," ujar Agus.
Agus Setyawan dijadwalkan mempresentasikan langsung program kebudayaan Temanggung di hadapan dewan juri PWI Pusat pada 8–9 Januari 2026.
Presentasi tersebut menjadi penentu akhir dalam penilaian, dengan aspek yang dinilai meliputi penguasaan materi, inovasi program, serta sarana pendukung.
Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 akan mencapai puncaknya pada peringatan Hari Pers Nasional di Banten, 9 Februari 2026.
Selain kepala daerah, tahun ini PWI Pusat juga menambahkan kategori rintisan untuk wartawan dan komunitas seni budaya sebagai bentuk apresiasi terhadap peran pers dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya bangsa. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo