RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Temanggung.
Salah satunya melalui program beasiswa pendidikan tinggi yang secara rutin diberikan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Ketua Baznas Kabupaten Temanggung Manshur Asnawi mengatakan, setiap tahun pihaknya menyalurkan beasiswa kepada 100 mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Untuk tahun akademik 2025/2026, pencairan beasiswa tahap pertama dijadwalkan pada Januari 2026.
Hal itu guna membantu pembayaran uang kuliah semester II.
“Biasanya mahasiswa membayar kuliah pada bulan Januari, sehingga beasiswa kami salurkan pada waktu tersebut agar bisa langsung dimanfaatkan,” ujarnya di Pendopo Pengayoman.
Setiap mahasiswa penerima beasiswa memperoleh bantuan Rp3 juta per semester.
Program ini dirancang merata di seluruh wilayah Temanggung dengan target lima mahasiswa per kecamatan.
Meski demikian, realisasinya masih bervariasi. Adapun Kecamatan Parakan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penerima terbanyak.
Baznas juga memastikan program ini bersifat berkelanjutan.
"Lalu pada Juli 2026, kuota penerima akan kembali ditambah sebanyak 100 mahasiswa, seiring evaluasi dan peningkatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS)," ujar Manshur.
Melalui program beasiswa ini, Baznas Temanggung berharap dapat membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi generasi muda.
Sekaligus menjadikan zakat sebagai instrumen strategis dalam pembangunan sumber daya manusia daerah.
"Ini memang program tahunan kami. Sehingga mahasiswa kurang mampu asal Temanggung bisa tetap berkuliah tanpa terbebani biaya," kata Manshur. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo