RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Sebanyak 1.800 siswa SMK Bhumi Phala (MIPHA) Parakan di Kabupaten Temanggung, mengikuti flashmob Tari Soreng secara masal untuk memeriahkan Parakan Night Festival 2025 (29-30/11/2025). Hal ini untuk melestarikan budaya lokal di kalangan anak muda.
Wakil Kepala Sekolah SMK MIPHA Parakan, Eko Suseno mengatakan, kegiatan ini merupakan kreatifitas anak didiknya untuk menjaga warisan budaya. Tari Soreng menggambarkan semangat prajurit Arya Penangsang, agar tetap relevan dan dikenal luas.
Menurutnya, semangat prajurit dalam gerakan energik Tari Soreng harus diketahui anak muda. Pasalnya, hal itu mencerminkan etos kerja dan keberanian. "Melalui format flashmob yang menarik, para siswa ini menunjukkan semangatnya sebagai anak muda," ujarnya.
Penampilan Tari Soreng turut memukau warga dan pengunjung yang datang. Terlebih, iringan musik tradisional yang dipadukan dengan pengeras suara modern membuat suasana semakin semarak.
Sementara itu, Bupati Temanggung Agus Setyawan turut menari Soreng bersama para siswa. Ia mengatakan, flasmob ini menunjukkan tari tradisional itu keren dan bisa dinikmati semua kalangan, termasuk anak muda.
"Ini adalah bentuk nyata kecintaan generasi muda, khususnya siswa siswi SMK MIPHA Parakan terhadap kesenian daerah. Kami mendukung penuh kegiatan semacam ini, ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi dan memperkuat karakter kebangsaan," katanya.
Agus berharap, siswa SMK MIPHA Parakan untuk terus membumikan dan melestarikan tarian khas ini di tengah masyarakat luas. Melalui event maupun festival, ia ingin membangkitkan kembali kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya daerah.
"Ini adalah upaya konkret dalam menjaga identitas budaya, agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi muda, baik saat ini maupun di masa mendatang,” tambah Agus. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo