Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Hingga November, Terjadi 345 Bencana di Temanggung Akibat Cuaca Ekstrem

Devi Khofifatur Rizqi • Senin, 1 Desember 2025 | 00:27 WIB
Petugas BPBD Temanggung saat penanganan bencana di Kabupaten Temanggung
Petugas BPBD Temanggung saat penanganan bencana di Kabupaten Temanggung

RADARMAGELANG.ID, Temanggung -  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung mencatat ada 345 bencana yang terjadi di wilayah setempat. Data itu dihimpun sejak Januari hingga November 2025. 

Kepala Pelaksana BPBD Temanggung, Totok Nursetyanto, menerangkan, dari total 345 kejadian, didominasi akibat cuaca ekstrem.

Rinciannya 114 kejadian tanah longsor, 59 banjir, 131 akibat cuaca ekstrem, serta sisanya laka air dan angin puting beliung.

"Dari 345 kejadian itu yang masuk kategori bencana ada 22, itu terjadi di 160 desa yang tersebar di 20 kecamatan," terangnya, Minggu (30/11/2025).

Totok mengatakan, cuaca ekstrem mendominasi rentetan bencana yang terjadi di Temanggung.

Menurutnya, adanya kondisi tersebut penting untuk dilakukan kesiapsiagaan. Itu melalui sinergi lintas sektor dalam menghadapi kondisi alam yang tidak menentu.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Utamanya warga yang tinggal di wilayah rawan seperti lereng perbukitan, bantaran sungai, dan area terbuka yang rentan diterpa angin kencang.

"Jika terjadi hujan deras berdurasi panjang, agar masyarakat mencari tempat aman," katanya.

Totok menyebut, dampak dari kejadian-kejadian tersebut menyebabkan sejumlah kerugian materil.

Diperkirakan nominalnya mencapai Rp3,9 miliar. Hal lainnya terdapat 2.697 warga terdampak dari 800 kepala keluarga.

"Dari jumlah itu ada 91 orang sempat mengungsi dan mendapatkan penanganan penuh dari BPBD selama masa tanggap darurat. Kemudian ada 3 orang meninggal, 5 orang mengalami luka-luka dan satu orang dinyatakan hilang," jelasnya.

Totok menegaskan, setiap kejadian ditangani langsung oleh tim reaksi cepat dan relawan.

Pihaknya juga koordinasi dengan lintas sektor agar peristiwa bencana maupun kejadian lainnya dapat ditangani dengan cepat. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#bencana #cuaca ekstrem #kejadian #BPBD Temanggung