Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Akhirnya! Jalan Rowoseneng-Tlogopucang Temanggung yang Rusak Parah Mulai Dibangun, Habiskan Rp 1,8 Miliar

Devi Khofifatur Rizqi • Senin, 1 Desember 2025 | 00:14 WIB
Bupati Temanggung Agus Setyawan (kanan) mengecek Jalan Rowoseneng-Tlogopucang yang dikeluhkan warga bertahun-tahun karena rusak, Minggu (30/11/2025).
Bupati Temanggung Agus Setyawan (kanan) mengecek Jalan Rowoseneng-Tlogopucang yang dikeluhkan warga bertahun-tahun karena rusak, Minggu (30/11/2025).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Pembangunan ruas jalan Rawaseneng–Tlogopucang di Kabupaten Temanggung resmi dimulai pada Minggu (30/11/2025).

Proyek yang bersumber dari APBD Perubahan 2025 ini menargetkan peningkatan akses jalan sepanjang 3,3 kilometer dengan anggaran Rp1,8 miliar.

Pelaksana proyek, Erick Yudho Wibowo, menjelaskan, pekerjaan yang dilakukan merupakan paket rehabilitasi jalan dengan panjang efektif penanganan 3.365 meter.

Pekerjaan meliputi perbaikan campuran aspal panas, pembangunan saluran drainase, pengembalian kondisi bahu jalan, dan pemasangan batu talut di beberapa titik sesuai kebutuhan lapangan.

"Lalu ada pekerjaan utama berupa overlay satu lapis AUS AC-WC setebal 4 cm sesuai standar Bina Marga," katanya Minggu (30/11/2025).

Erick menyebut, metode overlay dipilih karena lebih cepat dalam mengembalikan kondisi jalan dibanding opsi lain seperti beton.

"Kita mulai pekerjaan overlay hari ini (Minggu, Red). Perkiraan waktu overlay 3–4 hari. Durasi kontrak dari 7 November sampai 21 Desember, total 45 hari kalender," ujarnya.

Terkait ketahanan, lanjut Erick, struktur perkerasan aspal diperkirakan dapat bertahan hingga 10 tahun. Hal itu dengan masa pemeliharaan 185 hari setelah kontrak selesai hingga 19 Juni 2026.

Bupati Temanggung, Agus Setyawan meninjau langsung proyek tersebut. Ia menegaskan, pembangunan ini merupakan prioritas karena kondisi jalan sebelumnya sangat rusak.

"Kondisi awal rusak parah, sudah seperti kali asat. Terakhir dibangun tahun 2006, jadi sudah 17 tahun,” ujarnya.

Agus menjelaskan, dana Rp1,8 miliar lebih berasal dari APBD Perubahan 2025.

Dana itu hasil pengalihan anggaran pembelian mobil dinas dan rencana pembangunan greenhouse.

"Karena aksesibilitas masyarakat lebih penting, maka greenhouse kita tunda ke 2026,” jelasnya.

Diharapkan, pembangunan jalan ini dapat meningkatkan mobilitas warga Desa Tlogopucang menuju desa maupun kecamatan lain.

Bupati juga menyampaikan pembangunan jalan tahap berikutnya dari Tlogopucang menuju wilayah Ngoho (Kabupaten Semarang) direncanakan mulai dicicil pada 2026.

Meski pembangunan tersebut dimungkinkan belum selesai 100 persen.

Agus juga berpesan agar masyarakat turut menjaga saluran air di kanan-kiri jalan.

"Aspal sekuat apapun kalau dilawan air setiap hari pasti akan terkikis. Harapannya masyarakat ikut merawat. Dan jika saluran air mampet bisa segera dibersihkan," pesannya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Tlogopucang #Bupati Temanggung Agus Setyawan #dibangun #jalan rusak