RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Menyambut Hari Pahlawan Nasional 10 November 2025, 800 pelajar, guru dan tenaga kependidikan SMK 17 Temanggung mengadakan upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Temanggung, Jumat (7/11/2025).
Kepala SMK 17 Temanggung, Tri Susanto, mengatakan, kegiatan ini rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.
“Untuk menanamkan jiwa patriotisme, nasionalisme, kebersamaan, dan karakter yang kuat pada siswa. Kami ingin semangat perjuangan para pahlawan bisa diimplementasikan oleh generasi muda di era global saat ini,” ungkapnya.
Tri menjelaskan, kegiatan dilakukan lebih awal karena pada 10 November nanti kegiatan tingkat kabupaten juga digelar. "Kami laksanakan hari ini agar tetap bisa ikut berpartisipasi tanpa mengganggu agenda kabupaten,” ujarnya.
Menurutnya, semangat memperingati Hari Pahlawan sudah menjadi bagian dari jati diri sekolah. Pasalnya, SMK 17 Temanggung didirikan oleh Yayasan Pengembangan Pendidikan 17, yang dibentuk oleh para purnawirawan tentara pelajar.
“Itu sebabnya setiap peringatan Hari Pahlawan, kami wajib melakukan tabur bunga di TMP. Ini bentuk rasa terima kasih sekaligus penghormatan kepada para pendiri yayasan dan pahlawan bangsa,” jelasnya.
Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Temanggung, Heri Kardono, yang menjadi inspektur upacara, mengapresiasi antusiasme para siswa. Menurutnya, momentum ini sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran dan kecintaan terhadap nasionalisme.
"Dengan cara seperti ini, siswa akan selalu ingat jasa para pahlawan, dan kelak bisa meneruskan perjuangan mereka dengan cara menjaga serta memajukan bangsa,” ujarnya.
Heri juga menekankan bahwa Hari Pahlawan bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Temanggung, sehingga nilai sejarah dan semangat perjuangan memiliki makna ganda bagi masyarakat Temanggung.
Salah satu siswa, Naufal Almer, mengaku bangga bisa mengikuti kegiatan ini. Ia menilai kunjungan ke TMP membuat dirinya lebih memahami perjuangan para pahlawan lokal. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo