Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Dinbudar Temanggung Gelar Table Top Travel Mart 2025, Diikuti 50 Pelaku Wisata: Transaksi Ratusan Juta Rupiah

Devi Khofifatur Rizqi • Kamis, 6 November 2025 | 21:35 WIB
Kegiatan Travel Mart 2025 diminati sejumlah buyer dari berbagai daerah.
Kegiatan Travel Mart 2025 diminati sejumlah buyer dari berbagai daerah.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Temanggung kembali menggelar kegiatan Travel Mart 2025 yang dikolaborasikan dengan Launching Calendar of Event (CoE) 2026.

Kegiatan berlangsung dua hari (5-6/11/2025). Event ini diikuti puluhan pelaku industri pariwisata dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala Dinbudpar Temanggung, Tri Raharjo, menjelaskan, Travel Mart merupakan agenda tahunan yang menjadi ruang promosi bagi potensi wisata, kuliner, dan ekonomi kreatif di Kabupaten Temanggung.

“Kegiatan ini kita buat untuk mempertemukan para pelaku pariwisata, baik dari sisi penjual (seller) maupun pembeli (buyer), agar bisa terjadi kerja sama bisnis antarpelaku wisata,” jelasnya Kamis (6/11/2025) di Pendopo Pengayoman.

Tahun ini, kegiatan famtrip atau kunjungan wisata bagi peserta Travel Mart digelar di Kecamatan Ngadirejo.

Sebanyak 50 peserta dari biro perjalanan wisata diajak berkeliling menikmati potensi wisata di kawasan tersebut. Dimulai dari Rumah Cerutu Yudha Ngadirejo, Rumah Jaran, hingga Rest Area Umbul Jumprit.

Dari lokasi itu, peserta melanjutkan perjalanan dengan 12 unit jeep wisata menuju Jumprit, Wapit, dan Kampung Atas Awan, sebelum akhirnya berkunjung ke Situs Liyangan.

“Kita ingin mengenalkan langsung ke mereka potensi wisata Temanggung. Tahun pertama kita gelar di Kledung, tahun kedua di Parakan, dan tahun ini di Ngadirejo. Mungkin tahun depan giliran wilayah Kota Temanggung," ujar Tri.

Dalam kegiatan ini, Dinbudpar menghadirkan 40 buyer dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, Sidoarjo, Madiun, dan Cilegon. Serta perwakilan komunitas Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Jawa Tengah.

Mereka dipertemukan dengan 20 seller lokal yang menampilkan berbagai produk wisata, kuliner, hingga video promosi destinasi unggulan Temanggung.

Alhamdulillah, sejak pagi tadi (kemarin, Red) kegiatan table top berjalan lancar. Dari hasil perhitungan sementara, nilai transaksi sudah mencapai lebih dari Rp100 juta,” terang Tri Raharjo.

Tri menambahkan, pemerintah hanya berperan sebagai fasilitator agar pelaku industri pariwisata dapat menjalin jejaring dan kerja sama secara mandiri. 

"Kami hanya memberikan ruang. Setelah ini, mereka bisa saling tukar kontak dan melanjutkan kerja sama bisnisnya,” imbuhnya.

Tri menegaskan, kegiatan seperti Travel Mart perlu diperkuat agar tidak berjalan secara parsial antar pelaku wisata.

“Selama ini kita masih jalan sendiri-sendiri. Lewat Travel Mart ini, para pelaku bisa melihat potensi kerja sama. Karena kalau ada rombongan wisata, tentu butuh sinergi, tidak bisa dikerjakan satu pihak saja,” ujarnya.

Dengan kegiatan ini pemerintah berharap pariwisata semakin dikenal luas dan mampu menarik minat wisatawan dari berbagai daerah.

“Kita optimistis kegiatan ini bisa mengangkat citra pariwisata Temanggung dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah,” tandas Tri Raharjo. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Calender Event #seller #promosi #Buyer #tri raharjo