RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Sebanyak 11 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung resmi mengikuti seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Temanggung.
Pendaftaran seleksi ditutup pada Senin (3/11/2025) pukul 23.59. Total pendaftar sebanyak 13 orang, namun dua di antaranya tidak menyelesaikan proses pengunggahan berkas (submit).
Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Temanggung, Ripto Susilo, Selasa (4/11/2025).
“Pendaftarnya ada 13 orang, tetapi dua orang tidak submit. Jadi yang masuk dan diverifikasi hanya 11 peserta,” ungkapnya.
Menurutnya, proses verifikasi administrasi mulai dilaksanakan pada Selasa ini. Tim seleksi akan melakukan pemeriksaan kelengkapan berkas dan kesesuaian persyaratan jabatan bagi seluruh peserta.
“Hari ini mulai verifikasi administrasi. Insyaallah tanggal 7 November sudah diumumkan siapa saja yang lolos seleksi administrasi,” jelasnya.
Selanjutnya, tim seleksi akan melakukan pembahasan dan penetapan hasil verifikasi.
“Besok siang seluruh tim seleksi akan berkumpul di Semarang untuk memutuskan siapa saja yang lolos dan siapa yang tidak lolos dari 11 peserta tersebut,” ujarnya.
Dari 11 peserta yang mendaftar, seluruhnya merupakan pejabat di lingkungan Pemkab Temanggung. Beberapa di antaranya Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala BPKPAD, Kepala Bappeda, hingga Kepala Dinas Perhubungan.
“Semuanya dari internal Temanggung, tidak ada peserta dari luar daerah,” tegas Ripto.
Lebih lanjut, Ripto menjelaskan, tahapan seleksi akan berlanjut dengan asesmen kompetensi yang dilakukan oleh tim asesor dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah.
“Setelah seleksi administrasi, peserta yang lolos akan mengikuti asesmen oleh tim asesor dari Provinsi Jawa Tengah. Setelah itu baru tahap paparan, wawancara, dan sebagainya,” paparnya.
Ripto memperkirakan seluruh rangkaian seleksi akan rampung paling lambat pada 20 Desember 2025. Sebelum ditetapkan tiga besar calon sekda yang akan diajukan kepada Bupati Temanggung dan Gubernur Jawa Tengah untuk dipertimbangkan lebih lanjut.
“Prosesnya masih cukup panjang, tetapi target kami selesai sebelum akhir tahun,” tandas Ripto. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo