RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Temanggung kembali menyalurkan bantuan beasiswa dan alat ibadah bagi ratusan santri serta pengasuh pondok pesantren.
Bantuan ini diharapkan dapat memotivasi para santri dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan keagamaan mereka.
Ketua Baznas Temanggung, Mansur Asnawi, mengatakan, pentasarufan kali ini difokuskan pada beasiswa santri dan bantuan alat ibadah bagi pengasuh pesantren.
Total ada 200 santri yang menerima bantuan langsung dari Baznas Temanggung. Kemudian, ada 30 pengasuh yang turut mendapatkan fasilitas pendukung.
Selain itu, Baznas juga menyalurkan bantuan tambahan untuk santri dan bantuan insentif guru TPQ/madin, melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama (Kemenag) Temanggung.
“Per santri mendapat Rp200 ribu ditambah sarung. Sementara yang melalui Kemenag mendapat Rp250 ribu. Semoga bantuan ini memberi manfaat bagi peningkatan semangat belajar para santri,” ujarnya.
Secara total, dana yang digelontorkan untuk program ini mencapai atas Rp 40 juta. Pentasharufan diberikan secara simbolis oleh Bupati Temanggung Agus Setyawan, usai Apel Hari Santri di Alun-alun Temanggung.
Mansur menambahkan, Baznas Temanggung juga terus mendukung peningkatan kualitas guru ngaji dan guru pendidikan agama (PAI) di berbagai sekolah melalui program sertifikasi.
“Untuk sertifikasi guru agama di SD, SMP, hingga SMA/SMK, anggarannya hampir terserap seluruhnya. Dari tahun pertama sebesar Rp800 juta, tahun kedua Rp600 juta, dan kini tinggal sisa sedikit,” jelasnya.
Baznas Temanggung baru-baru ini juga meraih dua penghargaan. Masing-masing di tingkat nasional untuk pengelolaan SDM terbaik, serta di tingkat provinsi untuk penghargaan dengan inovasi pendistribusian zakat.
“Inovasi kami termasuk pemberian beasiswa sarjana dan SLTA, yang belum banyak dilakukan di daerah lain. Penghargaan ini menjadi motivasi agar kami terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Temanggung,” tegas Mansur. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo