RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Suasana Stadion Bhumi Phala Temanggung, Minggu (19/10/2025) terasa meriah saat 16 tim dari berbagai pondok pesantren se-eks Keresidenan Kedu mengikuti pembukaan Liga Santri Darul Muttaqien Cup III 2025.
Turnamen tahunan ini mempertemukan santri-santri dari berbagai daerah. Termasuk dari Kabupaten Temanggung, Magelang, Wonosobo, dan Purworejo. Ajang ini berlangsung sejak 18-22 Oktober 2025.
Ketua penyelenggara, Abdul Karim Cholil menjelaskan, kompetisi ini merupakan agenda tahunan yang kini memasuki tahun ketiga.
Menurutnya, gelaran Liga Santri bukan sekadar ajang silaturahmi antarpondok. Melainkan, wadah bagi para santri untuk menyalurkan bakat dan potensi di bidang olahraga, khususnya sepak bola.
"Dari liga tahun lalu, ada beberapa santri yang lolos seleksi dan kini bermain di klub sepak bola kabupaten masing-masing. Dua santri dari pesantren kami bahkan masuk seleksi Persitema,” jelasnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Muttaqien, KH M Abdul Muhith, menegaskan, Liga Santri merupakan bentuk ikhtiar untuk mengolahragakan santri.
“Santri biasanya fokus di ruang ngaji, tapi melalui ajang ini kami ingin mereka juga sehat jasmani. Sebab, akal yang sehat terletak pada tubuh yang sehat,” tuturnya.
Pj Sekretaris Daerah Temanggung, Ripto Susilo menuturkan, pemerintah daerah sejak awal telah memberikan dukungan, baik berupa fasilitas stadion maupun bantuan pendanaan.
“Liga Santri ini luar biasa. Pemerintah sangat mendukung karena santri tidak hanya harus cerdas secara spiritual, tetapi juga kuat secara fisik. Siapa tahu dari sini lahir pemain PSSI yang berkarakter dan bertakwa,” ungkapnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo