Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Pembangunan City Walk Tahap II di Temanggung Dimulai, Dianggarkan Rp 1,4 Miliar, Target Desember Selesai

Devi Khofifatur Rizqi • Kamis, 18 September 2025 | 01:07 WIB
Pekerja membongkar paving blok untuk pembangunan city walk tahap II, Rabu (17/9/2025).
Pekerja membongkar paving blok untuk pembangunan city walk tahap II, Rabu (17/9/2025).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung- Pemerintah Kabupaten Temanggung mulai melanjutkan pembangunan city walk di Jalan Jenderal Soedirman dengan anggaran senilai Rp 1,49 miliar. Proyek ini ditargetkan selesai pada Desember 2025.

Pembangunan tahap II ini melanjutkan jalur pedestrian dari SMPN 3 Temanggung hingga pertigaan Telkom, sepanjang sekitar 250 meter. Sebelumnya, tahap I  telah rampung dari Monumen Tugu Jam hingga SMPN 3.

“Konsepnya sama dengan sebelumnya, yakni pedestrian granit, paving jalan masuk, planter box untuk pohon, bangku taman, lampu taman, hingga ornamen khas berupa tiang lampu dan bola biji kopi,” terang Kepala DPUPR Temanggung, Hendy Wahyu Noerhidayat, Rabu (17/9/2025).

Hendy menerangkan, proyek pembangunan ini dimulai usai kontrak ditandatangani pada 11 September 2025.

Salah satu tahapan awal pembangunan berupa penebangan 44 pohon lama. Pohon tersebut akan diganti dengan pohon baru jenis kenari dan bungur.

"Jenis ini dipilih karena rindang, seragam, dan sesuai dengan konsep city walk. Lalu ada delapan pohon tabebuya yang dipindahkan ke lokasi lain,” ujarnya.

Proyek senilai Rp 1,49 miliar ini dinilai lebih hemat dibanding pagu APBD Rp 1,7 miliar. Pasalnya, terdapat pengembalian anggaran sekitar Rp 210 juta ke kas daerah.

Hendy menegaskan, pembangunan city walk tetap berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Jalan Nasional agar tidak mengganggu arus lalu lintas jalan nasional.

Selain mempercantik wajah kota, proyek ini akan menampung pedagang kaki lima (PKL) di sisi kiri jalur pedestrian. Penataan ini dilakukan agar area tetap rapi dan tertib, sekaligus memberi daya tarik kuliner bagi masyarakat.

“Kalau PKL tidak ditampung, masyarakat akan protes. Tapi mereka juga harus tertib, ada aturan lebar lapak, penempatan gerobak, dan tidak boleh mengganggu akses toko yang ada,” tegas Hendy.

Hendy menambahkan, pembangunan city walk dilakukan secara bertahap. Ke depan, direncanakan berlanjut bertahap hingga kawasan pasar dan Alun-alun Temanggung. 

"Target akhirnya, jalur pedestrian tematik ini akan membentang dari Perpustakaan Daerah hingga kawasan Pandean Temanggung," tambahnya.

Terpisah, Bupati Temanggung, Agus Setyawan, mengatakan, saat pembangunan city walk, akan menggunakan 1,5 meter dari lebar jalan. Namun, kondisi itu tidak akan menggangu arus lalu lintas.

Ia menyebut, proyek ini merupakan skala prioritas untuk mewujudkan tata kota di Kabupaten Temanggung semakin indah.

Sehingga, bisa memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun pelancong yang berkunjung.

"Ya nanti akan ditutup satu setengah meter untuk jalannya. Tapi tidak mengganggu pengguna jalan. Targetnya Desember itu selesai," tambahnya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#DPUPR Temanggung #pedestrian #Hendy wahyu noerhidayat #SMPN 3 #desember #city walk