RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Semarang mengadakan Workshop Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Bidang SAR di Kabupaten Temanggung, Minggu (7/9/2025).
Peserta dari unsur relawan dan lembaga kebencanaan mengikuti pelatihan teknik penyelamatan. Khususnya menghadapi ancaman tanah longsor yang rawan terjadi di wilayah pegunungan.
Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, menjelaskan, kegiatan ini untuk membekali masyarakat dengan keterampilan dasar pencarian dan pertolongan.
"Harapannya, masyarakat bisa menolong diri sendiri, keluarga, dan lingkungan ketika bencana terjadi sehingga korban jiwa dapat diminimalisasi,” jelasnya.
Sementara Bupati Temanggung, Agus Setyawan, menekankan pentingnya kebersamaan tatap muka dalam pelatihan semacam ini. Menurutnya, ini upaya agar terjalin saling asah, asih, asuh antar-relawan.
Agus juga berbagi pengalaman masa lalunya saat menjabat kepala desa, ketika keterbatasan alat berat membuat penanganan longsor harus menunggu bergantian.
Maka, ia berharap alokasi anggaran penanggulangan bencana tidak berkurang, meski ada wacana penurunan dana transfer pusat ke daerah hingga 24,6 persen pada 2026.
“Kalau terjadi bencana, masyarakat pasti panik. Peran SAR adalah mendampingi agar mereka selamat dulu, baru harta bendanya,” tegasnya.
Sementara itu, anggota DPR RI Komisi V, Sofwan Dedy Ardyanto, menggarisbawahi pentingnya jiwa korsa di kalangan relawan.
Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan sekadar formalitas, tetapi sarana merawat solidaritas antarrelawan agar kerja lapangan semakin solid.
“Kalau ada bonding, kerja jadi lebih indah. Saya sangat respect kegiatan ini terus dilakukan,” imbuhnya.
Salah satu mitra kerja Komisi V DPR RI adalah Basarnas. Maka, kehadirannya di kegiatan ini bisa mendengar langsung kebutuhan yang diperlukan SAR dan Basarnas.
"Karena ini diselenggarakan di dapil saya, saya punya kewajiban untuk bersama teman-teman yang berkegiatan pada hari ini. Saya bisa mendengar langsung, dan saya bawa untuk saya bicarakan dengan pemangku kebijakan, komandan Basarnas di pusat," katanya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo