RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Peristiwa kebakaran melanda sebuah home industry kayu di Dusun Candisari, Desa Batursari, Kecamatan Candiroto, Temanggung.
Meski tidak ada korban jiwa, si jago merah melalap seluruh bangunan dengan total kerugian Rp 500 juta.
Kebakaran hebat itu terjadi pada Selasa dini hari (2/9/2025) pukul 03.46 WIB. Peristiwa bermula saat saksi mata bernama Tri, tiba-tiba melihat kobaran api yang sudah membesar dibelakang depo kayu milik Eko Prasetyo.
Saat itu, saksi berusaha mengecek kondisi area dalam depo. Namun, pintu gerbang terkunci gembok. Alhasil, saksi melapor ke Kantor Damkar Pos WMK Candiroto.
"Kami menerima laporan pukul 03.46 WIB. Dan menerjunkan 11 personel damkar untuk penanganan," kata Kepala Seksi Pemadaman, Penyelamatan, dan Evakuasi Kebakaran Damkar Temanggung, Edi Irwanto, saat dihubungi Selasa (2/9/2025).
Edi menerangkan, luas bangunan yang terbakar kurang lebih 120 meter persegi. Lalu terdapat satu bangunan ruko terdampak. Akibat peristiwa ini, jumlah kerugian mencapai lebih dari Rp 500 juta.
"Untuk ruko yang selamat itu taksirannya sekitar satu miliar. Petugas berusaha agar api tersebut tidak merembet ke bangunan lainnya untuk meminimalisasi kerugian," terangnya.
Dalam peristiwa ini tidak ada korban luka maupum korban jiwa. Diketahui, di lokasi bangunan terbakar dihuni oleh lima orang dalam satu KK. Para korban berhasil diselamatkan.
"Iya, ada rumah hunian pemilik usaha tersebut. Dan selamat semua," ujarnya.
Edi menambahkan, penyebab kebakaran depo kayu ini masih dalam pendalaman. Belum ada dugaan pasti mengenai penyebab kebakaran karena sumber api bermula dari pojok belakang depo tersebut.
"Penyebabnya masih pendalaman. Lalu api berhasil padam sekira pukul 08.00 WIB. Petugas juga dibantu Polsek Candiroto berusaha menyisir sisi sisi yang diduga masih ada titik api," tambahnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo