RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Kepemilikan kartu identitas anak (KIA) di Kabupaten Temanggung mencapai 97 persen dari total sekitar 126 ribu anak.
Kini, KIA tidak hanya sebagai identitas resmi. Namun, bisa memberikan manfaat tambahan berupa potongan harga di berbagai tempat wisata maupun pusat belanja di Kabupaten Temanggung.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Temanggung, Bagus Pinuntun, menyampaikan, program diskon KIA menjadi salah satu terobosan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya identitas kependudukan.
Dalam peluncurannya, Dindukcapil sudah menggandeng 42 mitra usaha yang memberikan diskon khusus bagi anak-anak pemegang KIA.
“Alhamdulillah, saat ini ada 42 mitra KIA yang sudah bekerja sama. Upaya ini bukan hanya untuk identitas kependudukan saja. Tetapi juga memberi manfaat dari kartu itu dan anak-anak bisa menikmati diskon ketika menunjukkan KIA di tempat mitra,” katanya usai kick off perjanjian kerja sama program diskon KIA, Jumat (29/8/2025).
Bagus menyebut, KIA bisa ditunjukan ketika anak pemegang kartu berkunjung ke tempat-tempat mitra. Seperti wisata Posong, Pikatan Water Park, pusat belanja, hingga sejumlah restoran di Temanggung.
"Kami ingin KIA ini punya manfaat. Dan pemegang kartu bisa memanfaatkannya dengan tawaran diskon-diskon itu," ujarnya.
Pemilik Taman Wisata Alam Posong, Triyanto mengatakan, pemegang KIA akan mendapat diskon 50 persen dari harga tiket Rp 20.000. Nanti, hanya menunjukkan kartu tersebut saat transaksi tiket.
"Pemegang KIA yang masuk ke Posong dapat diskon 50 persen. Jadi hanya bayar Rp 10 ribu saja. Ini upaya agar anak-anak datang ke Posong dan mengetahui wisata di Temanggung," jelasnya.
Sementara Bupati Temanggung, Agus Setyawan menyambut baik inisiatif dari Dindukcapil Temanggung ini. Menurutnya, KIA tidak boleh berhenti hanya sebagai kartu identitas, tetapi juga harus memiliki nilai tambah.
“Dukcapil melakukan kerja sama dengan para pelaku usaha sehingga ada diskon-diskon. Harapannya semakin banyak pelaku usaha yang bergabung. Jadi, kartu KIA bukan hanya formalitas, tapi bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Selain mendorong kesadaran kepemilikan identitas, program ini diharapkan ikut menggerakkan roda perekonomian daerah. Terlebih, adanya potongan harga di sejumlah tempat, masyarakat Temanggung bisa lebih bergairah dalam berbelanja maupun berwisata di daerah sendiri.
“Identitas itu tidak sekadar berwujud kartu. KIA bisa menjadi instrumen untuk memberi manfaat ekonomi sekaligus memperkuat pelayanan publik,” tambah Agus.
Ditegaskan, pelayanan kependudukan di Temanggung akan terus diarahkan agar murah, cepat, mudah.
Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan Dukcapil sebagai garda terdepan dalam melayani masyarakat, termasuk melalui inovasi pemanfaatan KIA ini.
"Makanya saya ajak semuanya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Inovasi ini juga upaya menggerakkan ekonomi di Temanggung," tandasnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo