Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Soal Jalan Rusak, Bupati Temanggung Sebut Perbaikan Butuh Anggaran Besar, Pemkab Ajukan Inpres Jalan Daerah

Devi Khofifatur Rizqi • Jumat, 22 Agustus 2025 | 20:10 WIB
Kondisi jalan rusak di Tlogopucang, Kandangan, yang sedang diperbaiki warga secara swadaya.
Kondisi jalan rusak di Tlogopucang, Kandangan, yang sedang diperbaiki warga secara swadaya.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Kondisi jalan kabupaten di wilayah Tlogopucang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, kembali menjadi perhatian serius.

Jalan sepanjang sekitar 4–5 kilometer yang membentang dari Desa Rowoseneng menuju Desa Tlogopucang hingga perbatasan Kemitir, Kabupaten Semarang, dinilai rusak parah dan memerlukan biaya perbaikan hingga miliaran rupiah.

Bupati Temanggung Agus Setyawan, menegaskan, pihaknya tidak pernah menutup mata terhadap keluhan masyarakat. Terlebih mengenai persoalan jalan yang menjadi akses masyarakat.

Namun, ia mengakui keterbatasan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Temanggung menjadi kendala dalam penyelesainnya. Sehingga, perbaikan tidak bisa dilakukan sekali jadi dan harus bertahap.

“Untuk perbaikan jalan sepanjang 1 kilometer dengan lebar 3–4 meter saja, dibutuhkan biaya sekitar Rp 2,5 miliar. Jadi tidak sedikit anggaran yang harus disiapkan. Sedangkan APBD II kita memang sangat terbatas,” tegasnya, Jumat (22/8/2025).

Kendati begitu, Pemkab Temanggung telah berupaya mengajukan usulan perbaikan melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah ke pemerintah pusat.

Usulan tersebut untuk tahun anggaran 2025 maupun 2026. Namun, hingga saat ini Pemkab masih menunggu jawaban dari pemerintah pusat.

“Setiap kali sebagai pengganti DAK, kami mengajukan lewat Inpres Jalan Daerah. Mudah-mudahan tahun ini ada yang terealisasi. Lalu 2026 juga kita masih berpikir lagi, karena kalau tidak salah ada pengurangan dana transfer sebesar 24 persen dari pusat,"ujarnya.

Agus menyebut, berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), jalan kabupaten di Temanggung memiliki panjang 640 kilometer. 

Menurutnya, untuk menjaga agar jalan tetap bebas lubang, dibutuhkan biaya pemeliharaan rutin minimal Rp 23 miliar per tahun.

“Itu baru untuk perawatan jalan, belum peningkatan kualitas. Jadi memang jawabannya belum bisa memuaskan masyarakat. Tapi kami selalu melihat, mendengar, dan mencarikan solusi dengan keterbatasan yang ada,” ujar Agus.

Kendati begitu, Agus berterima kasih dan mengapresiasi atas perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap pelayanan infrastruktur, khususnya jalan. Ia menegaskan tidak pernah menutup mata mengenai kondisi jalan rusak di lapangan. 

"Tapi yang jelas kami tidak pernah menutup mata, dan kami masuk APBD 2025 juga sudah digedog. Dan kami tidak melakukan pergeseran anggaran di tahun 2025," ujarnya.

“Lalu yang jelas kami berterima kasih atas kepedulian masyarakat yang bahkan ikut donasi untuk membantu perbaikan jalan. Itu bentuk partisipasi yang luar biasa,” tambah Agus.

Terpisah, Sekretaris Desa Tlogopucang, Fahrodin, menyebut, jalan yang rusak di wilayahnya merupakan jalan kabupaten. Sehingga, desa tidak memiliki kewenangan untuk memperbaikinya menggunakan dana desa.

“Saya bahkan pernah dipanggil tipikor karena dituding jalan rusak tidak diperbaiki. Padahal itu statusnya jalan kabupaten, bukan kewenangan desa,” tegasnya.

Fahrodin mengungkapkan, pemerintah desa sudah beberapa kali mengajukan perbaikan ke Pemkab, namun hingga kini belum ada tindak lanjut menyeluruh. 

Selain itu, pada 2024 lalu sempat ada proyek pembenahan jalan senilai Rp 1,2 miliar. Namun, dalam proyek tersebut hanya sebagian jalur yang diperbaiki serta sebagian jalan lainnya hanya ditambal sulam.

“Kalau pakai dana desa, saya bisa kena perkara. Jadi kami hanya bisa menunggu pemerintah kabupaten. Padahal jalur dari Rowoseneng ke kantor desa saja sekitar 4 kilometer, ditambah 5 kilometer lagi sampai ke jalan aspal,” ujarnya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Agus Setyawan #Bupati Temanggung #tlogopucang kandangan #jalan rusak