RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Bersamaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus satu tahun berdirinya Mal Pelayanan Publik (MPP) Temanggung, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung banjir prestasi dengan program inovatif yang menyentuh masyarakat.
Kepala DPMPTSP Temanggung, Dwi Sukarmei menyampaikan, tahun ini menjadi momentum istimewa, karena MPP yang lahir pada 7 Agustus 2024 genap berusia satu tahun.
Momen itu untuk mendorong capaian investasi daerah yang kini baru mencapai 55 persen dari target Rp2,150 triliun pada RPJMD 2025.
"Masih ada 45 persen lagi yang harus kami kejar. Maka, selain pelayanan rutin, kami punya program jempol boss (jemput bola berbasis OSS) dan inovasi pelayanan publik yang dapat mendorong iklim investasi di Temanggung," jelas Dwi.
Inovasi jempol boss pada bulan Agustus, dimulai dari event Festival Lembutan di Kecamatan Bansari serta Festival Ekspo Ngadirejo. Melalui program tersebut, DPMPTSP memberikan layanan pembuatan nomor induk berusaha (NIB) bagi pelaku usaha mikro, kecil, menengah, maupun perusahaan.
Layanan istimewa juga diberikan pada 7 Agustus, bertepatan dengan HUT pertama MPP, kepada sekitar 80 pelaku usaha difabel di Temanggung. Rata-rata mereka berprofesi sebagai tukang pijat, pemilik toko kelontong, atau penjual makanan ringan.
Dwi Sukarmei mengucapkan terima kasih kepada Bupati Temanggung, Agus Setyawan, dan Ketua TP PKK Temanggung, Panca Dewi, yang memantau langsung inovasi jempol boss dalam layanan penerbitan NIB bersama pelaku usaha difabel.
"Kami ingin memastikan, semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama dalam mengurus legalitas usaha," ujar Dwi.
Masih di bulan Agustus, DPMPTSP meluncurkan inovasi pelayanan pengambilan kartu tilang bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Temanggung.
Dalam layanan tersebut, hampir 400 orang memanfaatkan fasilitas pengambilan tilang di MPP, yang saat ini memiliki 132 jenis layanan terintegrasi.
Baca Juga: Pemkab Temanggung Terbitkan NIB untuk Penyandang Disabilitas
Tidak hanya sibuk di lapangan, DPMPTSP Temanggung juga mencetak prestasi membanggakan. Di tingkat nasional, mereka berhasil masuk final kompetisi inovasi pelayanan publik 2025 dari total 2.289 kabupaten/kota peserta.
Di tingkat kabupaten, DPMPTSP meraih juara 1 OPD Terinovatif dan juara 3 ASN Inovatif pada ajang Krenova 2025. Serta mendapat nilai AKIP predikat A atau memuaskan.
"Prestasi ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dan peringatan HUT MPP kami isi dengan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus diakui di tingkat nasional maupun daerah," kata Dwi.
Ke depan, DPMPTSP akan terus melakukan pendekatan langsung ke perusahaan menengah dan besar untuk mendorong realisasi investasi. Sehingga, target RPJMD 2025 dapat tercapai. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo