RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung menyiapkan 50 tangki air bersih untuk mengantisipasi kekeringan selama musim kemarau tahun ini.
Jumlah tersebut disesuaikan dengan prediksi bahwa musim kemarau kali ini akan cenderung lebih basah.
Kepala BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto, mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan permintaan bantuan air bersih dari masyarakat di Kabupaten Temanggung.
Namun, BPBD tetap melakukan kesiapsiagaan, terutama bagi daerah-daerah yang masuk kategori rawan kekeringan.
"Untuk sementara, kami siapkan 50 tangki air bersih. Tapi jika nanti situasinya berubah dan kebutuhan meningkat, kami siap menyesuaikan jumlah distribusi," ujar Totok, Senin (4/8/205).
Totok menyebut, musim kemarau tahun 2024 lalu, BPBD telah mendistribusikan 115 tangki air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan.
"Jumlah yang disiapkan tahun ini memang lebih sedikit dari tahun lalu. Karena berdasarkan prakiraan cuaca, musim kemarau tahun ini tergolong kemarau basah," tambahnya.
Adapun sejumlah wilayah di Kabupaten Temanggung yang selama ini rawan mengalami kekeringan, antara lain Kecamatan Kaloran, Kranggan, dan Bulu.
Kendati begitu, kondisi saat ini masih tergolong aman dan belum ada laporan dari wilayah-wilayah tersebut.
"Kami terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan permintaan air bersih dari masyarakat. Jika diperlukan, jumlah bantuan air bersih akan ditambah sesuai kebutuhan di lapangan," tambah Totok. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo