RADARMAGELANG.iD, Temanggung - Warga Temanggung kini bisa belanja kebutuhan harian di Pasar Legi Parakan tanpa harus datang ke pasar. Lewat ponsel, belanja bisa dilakukan dari rumah lewat aplikasi Pasar.id.
Aplikasi tersebut menjadi inovasi pasar tradisional di Parakan agar tidak ketinggalan dengan sistem digitalisasi. Melalui Pasar.id, memudahkan masyarakat berbelanja secara praktis dan hemat waktu.
"Kami juga tidak mau ketinggalan digitalisasi. Adanya aplikasi Pasar.id itu supaya pasar tradisional tidak kalah saing dengan pasar-pasar modern," kata Kepala UPT Pasar Legi Parakan, Hebi Tatak Purwantoro, Kamis (31/7/2025).
Hebi menjelaskan, aplikasi tersebut turut mendukung para pedagang pasar. Pasalnya, tidak perlu menunggu pelanggan datang karena pemesanan sudah lewat online.
Selain lewat aplikasi digital, ia juga melaksanakan kegiatan beragam untuk menarik warga berbelanja di pasar.
"Di pasar ini juga dilengkapi dengan fasilitas layanan seperti pemeriksaan kesehatan gratis, santunan anak yatim setiap tanggal 10 Muharram, hingga pagelaran seni dan budaya secara berkala," jelasnya.
Selain itu, Hebi tengah menyiapkan pemberlakukan program diskon layaknya pasar modern (mal, Red) dari lapak pedagang, kepada para pengunjung yang datang.
“Harapannya inovasi-inovasi seperti ini juga dapat dikembangkan oleh pasar-pasar tradisional lain yang ada di Temanggung,” tambah Hebi.
Sementara, Bupati Temanggung Agus Setyawan akan mengintensifkan keberadaan pasar-pasar tradisional agar menjadi pusat perekonomian berbasis kerakyatan.
Maka, ia mendorong dikembangkannya beragam inovasi. Supaya keberadaan pasar tradisional tidak tergerus oleh kemajuan teknologi maupun perbelanjaan modern.
“Pasar Legi Parakan ini jadi salah satu percontohan soal sistem pengelolaan pasar tradisional di tengah persaingan dengan pasar-pasar modern," ujarnya.
Agus menyebut, pasar tersebut memiliki yang lokasi yang cukup representatif. Seperti keamanan, kebersihan, ketertiban, inovasi, hingga pendekatan humanis terhadap eksistensi para pedagang pasar.
“Semua pasar tradisional memiliki problem masing-masing. Tetapi, Pasar Legi Parakan bisa jadi satu contoh projek pengelolaan.
Yang terpenting adalah bagaimana menjaga kekompakan dan saling menghargai dalam mengais rejeki, agar terjadi pemerataan ekonomi di pasar itu sendiri," tandasnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo