RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Memeringati Hari Anak Nasional 2025, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Temanggung menggelar kegiatan edukatif di area car free day (CFD) Ngadirejo.
Kegiatan ini menghadirkan wahana flying fox dan simulasi penanganan kebakaran. Bahkan, hal ini disambut antusias warga, khususnya anak-anak dan ibu-ibu.
Koordinator Tim Damkar Temanggung, Arli mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman sekaligus edukasi kebencanaan kepada masyarakat, dengan pendekatan yang menyenangkan.
“Awalnya kami menargetkan 100 anak untuk mencoba flying fox, ternyata jumlahnya melonjak menjadi sekitar 234 anak. Waktu yang seharusnya selesai pukul 10.00 akhirnya molor hingga pukul 10.35 karena antusiasme yang tinggi,” katanya, Minggu (27/7).
Selain flying fox, Damkar juga menggelar simulasi pemadaman api, baik tradisional maupun modern. Pengunjung, terutama ibu-ibu, tampak antusias mengikuti praktik pemadaman tabung LPG menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan peralatan sederhana.
Menurut Arli, flying fox bukan sekadar permainan. Melainkan sarana edukasi yang dirancang menyerupai evakuasi dari ketinggian.
“Fakta di lapangan menunjukkan di Temanggung mulai banyak berdiri gedung bertingkat. Maka, anak-anak perlu dikenalkan sejak dini bagaimana proses evakuasi yang aman saat darurat di ketinggian,” jelas Arli.
Dalam kegiatan ini, Damkar Temanggung menurunkan 9 personel untuk mendampingi anak-anak. Serta memastikan keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian acara.
"Jadi ini menjadi salah satu bentuk nyata pelayanan publik berbasis edukasi, yang tidak hanya menyasar orang dewasa, tapi juga anak-anak, dengan pendekatan yang menarik dan interaktif," tambah Arli. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo