Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Enam Pabrik Rokok akan Beli Tembakau Temanggung, Syaratnya : Harus Berkualitas, Kering Tanpa Campuran, Salah Satunya PT Djarum

Devi Khofifatur Rizqi • Jumat, 11 Juli 2025 | 00:06 WIB
Petani Temanggung merawat tanaman tembakau untuk menghasilkan kualitas terbaik.
Petani Temanggung merawat tanaman tembakau untuk menghasilkan kualitas terbaik.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Pemerintah Kabupaten Temanggung terus berupaya mencari terobosan baru untuk kesejahteraan petani tembakau. Terlebih, PT Gudang Garam yang menjadi pabrik rokok terbesar di Indonesia  tidak lagi membeli bahan baku rokok dari petani Temanggung.

Namun, dipastikan ada 6 pabrik rokok yang akan membeli tembakau dari petani di Kabupaten Temanggung. Yakni  PT Djarum yang merupakan industri rokok kelas atas, Pabrik Rokok Sukun, Pabrik Rokok Prau Layar, Pabrik Rokok Penamas, PT Nojorono Kudus, dan  Pabrik Rokok Wismilak.

"Tadi malam sudah dilaksanakan audiensi dan diskusi bupati dengan DPRD, komite pertembakauan, dan perwakilan dari pabrik rokok. Hasilnya, disepakati ada 6 pabrik rokok yang siap membeli tembakau Temanggung dengan syarat khusus," ungkap Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Kabupaten Temanggung, Entargo Yutri Wardono, Kamis (10/7/2025).

Syarat khusus yang dilontarkan sejumlah pabrik rokok, lanjut Entargo, mengenai kemurnian tembakau dari petani. Artinya, pabrik-pabrik tersebut hanya membeli tembakau kering tanpa gula dan tanpa dicampur dengan daerah lain.

"Karena yang paling diprioritaskan oleh pabrik-pabrik itu soal kualitas tembakau Temanggung," lanjutnya.

Kendati begitu, dari masing-masing pabrik belum memutuskan mengenai jumlah atau volume tembakau yang akan dibeli. Pabrikan tersebut  akan menyesuaikan dengan kondisi musim atau cuaca.

"Kalau cuaca bagus, mungkin akan ada peningkatan pembelian. Tapi kalau cuacanya seperti ini hujan, mungkin juga ada pembatasan-pembatasan. Termasuk harga dan volume (tembakau) nanti berkaitan dengan kondisi cuaca," terang Entargo.

Entargo menyebut, manakala cuaca musim tembakau di Kabupaten Temanggung bagus, bisa dipastikan kualitas tembakau juga baik. Lantaran, kondisi cuaca juga memengaruhi harga bahan baku rokok ini.

"Kalau cuaca bagus ya harga mungkin bagus dan volume yang dibeli juga bagus. Jadi belum bisa menentukan porsi masing-masing pabrik beli tembakau berapa," ujarnya.

Dari hasil kesepakatan bersama bupati, Komite Pertembakauan di Kabupaten Temanggung merespon positif terobosan dari pemerintah daerah. Bahkan, berkomitmen menyampaikan kabar baik ini ke petani-petani.

"Dari hasil tadi malam, diharapkan para petani tembakau bisa betul-betul berkomitmen untuk menjaga kualitas dan menjual tembakau sesuai keinginan pabrik," tambah Entargo.

Terpisah, Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan, saat ini luasan lahan tanam tembakau di Kabupaten Temanggung mencapai 14.000 hektare dengan taksiran jumlah panen tembakau kering  9.000 ton.

Makanya, ia berupaya agar hasil panen tembakau bisa terserap maksimal oleh pabrik-pabrik rokok.

"Waktu lalu saya sudah bertemu dengan Menteri Keuangan, Anggito Abimanyu, membahas permasalahan pertembakauan. Semoga segera berhembus kabar baik. Kami juga mohon doa restu kepada seluruh pihak, karena saya akan sowan ke Kementerian Keuangan di Jakarta, masih dalam rangka ikhtiar yang sama terkait pertembakauan,” ujarnya.

Sementara pimpinan perwakilan pabrik rokok PT Djarum di Temanggung, Yopi Samiaji menyebut, kuota pembelian tembakau kering di tahun ini bertambah dari tahun sebelumnya.

Yakni 6.000 ton tembakau kering atau bertambah 1.000 ton dari tahun sebelumnya. Namun, ia juga meminta agar produk tembakau petani yang akan dibeli, tidak menggunakan bahan campuran gula.

“Saya mewakili dari PT Djarum, untuk tahun ini kuota pembelian tembakau bisa sampai 6.000 ton. Tetapi perusahaan tahun ini melakukan pengetatan masalah campuran gula. Jadi gula harus nol alias tembakau asli," ujarnya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#pt djarum #murni #Entargo Yutri Wardono #beli #berkualitas #Dinkopdag Surabaya #pabrik rokok #tembakau Temanggung