Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Baznas Temanggung Raih Predikat WTP 6 Kali Berturut-turut dalam Mengelola Zakat, Infak dan Sedekah

Devi Khofifatur Rizqi • Senin, 30 Juni 2025 | 21:57 WIB
Ketua Baznas Temanggung Mansur Asnawi saat menerima predikat WTP pada Rakerda Baznas di Graha Bhumi Phala, Senin (30/6/2025).
Ketua Baznas Temanggung Mansur Asnawi saat menerima predikat WTP pada Rakerda Baznas di Graha Bhumi Phala, Senin (30/6/2025).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Temanggung kembali menorehkan prestasi luar biasa sebagai lembaga yang akuntabel dan transparan.

Baznas meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 6 tahun berturut-turut. Hal ini menunjukkan komitmen dan pertanggungjawaban Baznas dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah.

Ketua Baznas Temanggung, Mansur Asnawi mengatakan, dalam lima tahun terakhir sejak 2020-2024 penerimaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Baznas Temanggung semakin meningkat.

Pada 2024 saja, perolehan dana ZIS di Kabupaten Temanggung mencapai Rp 10,5 miliar. Dana tersebut disalurkan ke sejumlah asnaf melalui beberapa program. Termasuk program pendidikan, kesehatan, peduli papan, hingga modal ekonomi.

"Alhamdulillah, kami kembali mendapat predikat WTP. Lalu penerimaan zakat, infak, sedekah di Kabupaten Temanggung semakin meningkat. Ini menunjukkan kesadaran berzakat di kalangan ASN telah tumbuh sangat bagus," katanya dalam Rapat Kerja Daerah Bazna Temanggung, Senin (30/6/2025).

Asnawi menyebut, potensi penerimaan zakat di Baznas Temanggung bisa mencapai Rp 30 miliar per tahun. Namun, perlu dibarengi kesadaran para ASN dan dukungan pemerintah daerah dalam berzakat.

"Potensinya bisa mencapai Rp 30 miliar kalau semua ASN sadar dan terlibat dalam pengumpulan ZIS," ujarnya.

Sementara Bupati Temanggung, Agus Setyawan mengapresiasi kinerja Baznas Temanggung dalam pengelolaan dana ZIS.

Sehingga, bisa meraih predikat opini WTP dalam laporan keuangan tahun 2024. Agus berharap, prestasi ini terus dipertahankan Baznas Temanggung. Utamanya dalam penyaluran dana kepada asnaf yang membutuhkan.

"Ada lebih dari 5.000 ASN yang harusnya sadar untuk berzakat di Baznas Temanggung. Termasuk menzakati gaji utama dan TPP (tambahan penghasilan pegawai)," jelasnya.

Agus menyebut, manakala seluruh ASN sadar berzakat ke Baznas Temanggung maka membantu program pemerintah daerah yang tidak tercover APBD.

"Predikat WTP ini menjadi modal Baznas atas kepercayaan teman-teman ASN sebagai penyalur dana zakat ke masyarakat yang membutuhkan," tambahnya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#zakat #opini wtp #transparan #mansur asnawi #wajar tanpa pengecualian #baznas kabupaten temanggung #Asnaf