Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Kontes Motor Jadul di Temanggung : Rogoh Kocek Ratusan Juta demi Restorasi

Devi Khofifatur Rizqi • Senin, 16 Juni 2025 | 00:27 WIB
Kontes modifikasi motor jadul yang unik di Temanggung.
Kontes modifikasi motor jadul yang unik di Temanggung.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Sebanyak 79 sepeda motor jadul mengikuti kontes modifikasi bertajuk Doksut Hobby's Day 2025 di Temanggung.

Ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kreativitas anak muda dalam modifikasi kendaraannya.

Ketua panitia Doksut Hobby's Day, Aria Sidik Laksana mengatakan, kreativitas dalam modifikasi kendaraan ini dilakukan dengan tingkat keamanan motor.

Termasuk menyertakan kelengkapan komponen-komponen yang berfungsi dengan baik.

Dalam kontes ini ada tiga kelas yang dilombakan. Yakni kelas restorasi original, daily use dan kelas pelajar.

"Kalau di kelas pelajar ini mereka bisa mencurahkan kreativitasnya dalam memodifikasi sepeda motornya. Tapi juga harus memperhatikan kelengkapan komponen sepeda motornya.

Contohnya rem yang harus berfungsi baik, kemudian suara knalpot tidak bising, mesin berfungsi dengan baik, hingga fungsi kelistrikan," katanya Minggu (15/6/2025).

Aria menjelaskan, dari ketiga kelas ini masih didominasi motor-motor jadul keluaran tahun 80- an dan 90-an. Yaitu motor jenis dua tak maupun empat tak.

Namun, sebelumnya sudah dilakukan perbaikan ulang, mulai bodi motor, mesin dan kelengkapan lainnya.

"Kebetulan sedang tren restorasi motor-motor yang sudah tua dikembalikan ke aslinya kembali. Jadi motor-motor bapaknya, kakeknya bisa digunakan kembali. Sehingga dilihat klasik seperti itu dan semuanya tertampung di sini," jelasnya.

Sepeda motor yang diikutkan kontes dinilai dari segi kreativitas modifikasi, tingkat keamanan motor, kebersihan, kenyamanan, dan kelengkapan komponen-komponen yang berfungsi dengan baik.

Doksut Hobby's Day digelar untuk kali kedua. Para peserta merupakan penghobi motor-motor modifikasi di Jawa Tengah dan Jogjakarta.

Sementara salah satu peserta, Daniel mengatakan, untuk merestorasi dua sepeda motornya harus merogoh biaya hampir seratus juta.

Restorasi itu mulai dari perbaikan bodi, mesin, dan kelengkapan lainnya. Ia mengaku, membeli motor tersebut Rp 25 juta.

"Itu masih bahan, terus direstorasi itu habis Rp 50 juta. Yang direstorasi semua, dari bodi, knalpot dan lain-lain. Bahkan, sekarang ini sepeda motor sudah ditawar Rp 75 juta, tetapi belum saya jual, karena masih sayang," akunya. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#modifikasi motor #restorasi #kreativitas anak #sepeda motor #hobi #motor jadul