RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Komisi B DPRD Kabupaten Temanggung menyoroti hasil pembangunan ruas jalan di beberapa titik.
Ketua Komisi B DPRD Temanggung, Mahzum menjelaskan, pihaknya bersama anggota Komisi B meninjau sejumlah hasil pekerjaan proyek tahun 2024 beberapa waktu lalu.
Ia mengaku prihatin lantaran dari hasil pekerjaan ada catatan yang harus diperhatikan.
Seperti saat meninjau ruas Jalan Gemawang-Kemiriombo. Di lokasi tersebut, terdapat longsor di jembatan Kali Sisih. Kondisi itu berlangsung sejak 2022.
Dari kondisi itu pemerintah daerah sudah menganggarkan dua kali. Pertama pembebasan lahan di jalan yang longsor lalu penganggaran pembuatan trase awal jalan dan jembatan.
Komisi B mendesak pihak terkait agar segera dilakukan perbaikan. Sehingga akses warga lancar dan tidak lagi terancam bahaya saat melintas di ruas jalan Gemawang-Kemiriombo.
"Problemnya, itu butuh biaya banyak. Tapi sudah kami koordinasikan dan diarahkan ke anggaran BNPB. Dan membutuhkan Rp 3,5 miliar. Karena butuh kajian geologi juga. Kami berupaya agar anggaran itu turun karena ini mendesak," jelasnya kepada Jawa Pos Radar Magelang, Selasa (10/6/2025).
Tak hanya itu, Komisi B DPRD Temanggung juga menyoroti hasil rehabilitasi jalan Karangtejo-Kundisari di wilayah Kedu.
Namun, perlu pembenahan drainase agar umur jalan semakin panjang. "Supaya tidak ada genangan. Perlu dibenahi drainase dan pembersihan," kata Mahzum.
Mahzum menambahkan, masih banyak titik-titik jalan di Kabupaten Temanggung yang perlu menjadi perhatian serius.
Termasuk ruas jalan Mergowati sampai Karangtejo hingga ruas jalan Rowoseneng-Tlogopucang.
Beberapa titik lainnya terkait rehabilitasi jalan juga menjadi PR bagi pemerintah daerah. Sehingga kondisi jalan yang rusak parah bisa segera diperbaiki untuk kemudahan akses masyarakat. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo