Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Rumah Dinas Bupati Temanggung Terbuka untuk Peringatan Hari Besar, Bupati Agus Setyawan : Silakan Dipakai untuk Kegiatan dan Perayaan

Devi Khofifatur Rizqi • Senin, 9 Juni 2025 | 22:00 WIB
Kegiatan Sannipata Waisak 2569 BE/2025 Masehi keluarga umat Buddha Kabupaten Temanggung di Gedung Pemuda, Minggu (8/6/2025).
Kegiatan Sannipata Waisak 2569 BE/2025 Masehi keluarga umat Buddha Kabupaten Temanggung di Gedung Pemuda, Minggu (8/6/2025).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Bupati Temanggung Agus Setyawan mempersilakan para pemeluk agama untuk menggunakan Pendopo Pengayoman alias rumah dinasnya untuk beragam kegiatan.

Termasuk umat Buddha dalam perayaan Tri Suci Waisak di tahun-tahun mendatang. Hal itu disampaikan pada kegiatan Sannipata Waisak 2569 BE/2025 Masehi Keluarga Umat Buddha Kabupaten Temanggung di Gedung Pemuda, pada Minggu (8/6/2025) sore.

“Temanggung adalah milik dan untuk semua. Jadi, silakan apabila suatu saat nanti akan menggunakan Pendopo Pengayoman untuk kegiatan-kegiatan dan perayaan hari besar panjenengan semua, sederek umat Buddha,” tutur Bupati  Agus Setyawan di hadapan umat Buddha.

Menurutnya, langkah ini selaras dengan cita-cita bangsa Indonesia yang termaktub dalam Pancasila dengan Bhinneka Tunggal Ika.

Agus berharap, seluruh umat senantiasa membina kedamaian dan kerukunan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Jaga terus perdamaian dan kerukunan antarsesama umat beragama. Mari bergotong-royong untuk Temanggung yang lebih baik. Saya tak bisa sendiri, kita harus bergandengan tangan. Karena crah  agawe bubrah, dan rukun agawe santoso," pintanya.

Sementara Ketua Panitia Sannipata Waisak 2569 BE Kabupaten Temanggung, Yanto menjelaskan, rangkaian perayaan Tri Suci Waisak oleh umat Buddha telah berlangsung sejak 12 April 2025.

Mulai dari beribadah di Candi Borobudur hingga berbagai kegiatan bakti sosial aksi donor darah.

"Semua kegiatan perayaan sudah selesai. Dan puncaknya kami semua dapat berkumpul dalam Sannipata Waisak 2569 Buddhist Era dalam suasana penuh keberkahan," jelasnya.

Yanto berharap, perayaan Waisak yang telah berlalu bisa membawa kedamaian dan kerukunan bagi seluruh masyarakat.

"Semoga ini membawa kedamaian dan kerukunan bagi seluruh masyarakat umat beragama di Temanggung," tandasnya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#sannipata waisak #perayaan waisak #Bupati Temanggung Agus Setyawan #pendopo pengayoman