Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Awasi Proses Kurban, DKPPP Temanggung Kerahkan 170 Petugas di Sejumlah Titik Penyembelihan

Devi Khofifatur Rizqi • Sabtu, 7 Juni 2025 | 03:06 WIB
Petugas DKPPP Kabupaten Temanggung  memeriksa hati sapi yang teridentifikasi cacing hati di titik penyembelihan halaman Kantor PD Muhammadiyah Temanggung, Jumat (6/6/2025).
Petugas DKPPP Kabupaten Temanggung memeriksa hati sapi yang teridentifikasi cacing hati di titik penyembelihan halaman Kantor PD Muhammadiyah Temanggung, Jumat (6/6/2025).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Sebanyak 170 petugas dokter hewan dikerahkan untuk mengawasi proses kurban Idul Adha 2025.

Kepala DKPPP Kabupaten Temanggung Joko Budi Nuryanto menjelaskan, ratusan personel yang terdiri dari dokter hewan, paramedis veteriner, dan petugas DKPPP akan bertugas hingga hari Tasyrik selesai. 

Mereka akan mendata, memeriksa hewan kurban dan mengawasi prosesnya di sejumlah titik.

"Kami kerahkan 170 personel dan kami sebar di titik-titik yang kurbannya melimpah. Seperti di Kowangan halaman kantor PD Muhammadiyah, dan wilayah Bonjor," jelasnya Jumat (6/6/2025).

Joko melanjutkan, pemeriksaan tidak hanya dari hal kesehatan hewan kurban. Melainkan petugas harus memeriksa betul apakah hewan kurban tersebut mengidap cacing hati.

"Kalau ditemukan cacing hati maka hati sapi kurban tersebut harus dibuang karena tidak bisa dikonsumsi," lanjutnya.

Dalam pantauannya di titik penyembelihan hewan di halaman kantor PD Muhammadiyah Temanggung, ditemukan satu sapi yang terserang cacing hati dari 22 sapi kurban. 

Joko menambahkan, tahun kemarin total hewan kurban di Temanggung mencapai 16.000 ekor kambing dan 1.600 sapi.

"Kalau tahun ini belum terdata total kurbannya. Jadi belum bisa membandingkan apakah kurban tahun ini turun atau naik dibanding tahun kemarin," tambahnya.

Terpisah, Bupati Temanggung Agus Setyawan mengimbau, wadah untuk daging kurban menggunakan besek, daun, brongsong dari bilah bambu, maupun daun jati.

Hal ini sebagai upaya untuk mengurangi volume sampah kantong plastik di wilayah Kabupaten Temanggung.

"Semoga langkah-langkah yang mendukung upaya pelestarian alam seperti ini dapat terus dilakukan oleh seluruh masyarakat.

Sehingga problem sampah di Kabupaten Temanggung perlahan terus berkurang," tuturnya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Idul Adha 2025 #DKPPP Kabupaten temanggung #PD Muhammadiyah #paramedis #dokter hewan #kurban #Joko Budi Nuryanto