Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Bangun Sekolah Rakyat di Ngadirejo Temanggung, Digelontor APBN Rp 220 Miliar

Devi Khofifatur Rizqi • Senin, 2 Juni 2025 | 02:18 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo bersama Wabup Nadia Muna meninjau lahan yang akan dibangun Sekolah Rakyat di Desa Karanggedong, Ngadirejo, Temanggung.
Menteri PU Dody Hanggodo bersama Wabup Nadia Muna meninjau lahan yang akan dibangun Sekolah Rakyat di Desa Karanggedong, Ngadirejo, Temanggung.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung--Pembangunan Sekolah Rakyat di Karanggedong, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, akan segera direalisasikan.

Nantinya, bangunan sekolah akan berdiri di atas lahan seluas 5,3 hektare.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Temanggung Hery Kardono menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Temanggung akan segera dimulai.

Terlebih, pemerintah daerah telah melengkapi seluruh berkas administrasi ke Kementerian Sosial pada tiga minggu lalu.

Itu menjadi bagian dari proses desk tahapan pembangunan.

"Kelengkapan berkas administrasi sudah kami penuhi. Kemungkinan besar proyek ini (pembangunan Sekolah Rakyat) akan masuk dalam tahap 2 yang dimulai akhir tahun ini atau awal tahun 2026," jelasnya.

Tahun ini, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), lanjut Hery, yang menjadi leading sektor pembangunan sekolah rakyat, masih fokus pada pembangunan UPT Kemensos.

"Kalau di Temanggung itu seperti Sentra Terpadu Kartini dan di Magelang itu Sentra Antasena," lanjutnya.

Kendati begitu, Sekolah Rakyat ini nantinya dirancang sebagai sekolah berasrama (boarding school).

Yakni, dengan kapasitas hingga 1.000 siswa.

Itu dimulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Selain itu, grand design yang telah disiapkan mencakup ruang kelas, asrama siswa dan guru, ruang makan, serta fasilitas penunjang lainnya.

Seperti lapangan sepak bola dan mini soccer.

"Untuk pembangunan Sekolah Rakyat ini dibiayai penuh oleh APBN dengan anggaran sekitar Rp 220 miliar," terang Hery.

Adapun pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Karanggedong, Kecamatan Ngadirejo, berada di lahan milik pemerintah daerah.

Itu seluas 5,3 hektare.

Sebelumnya, kawasan itu dimanfaatkan untuk perkebunan kopi yang dikelola oleh warga sekitar.

"Kalau targetnya, pembangunan rampung sebelum tahun ajaran baru 2026/2027," tandas Hery.

Sebelumnya, lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Karanggedong telah disurvey oleh Menteri PU Dody Hanggodo pada Sabtu (24/5/2025) lalu.

Saat itu, ia mengecek terkait status kepemilikan lahan, fungsi tata ruang, hingga topografi tanah.

Peninjauan ini untuk memastikan terkait lahan yang diusulkan representatif untuk digunakan sebagai Sekolah Rakyat. (dev/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Sekolah Rakyat #Ngadirejo #Menteri PU Dody Hanggodo #Wakil Bupati Temanggung drg Nadia Muna