RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Inovasi Anting Emas akronim dari ayo cegah stunting dengan program inovasi kesehatan, direplikasi sejumlah daerah di Indonesia. Lantaran, inovasi ini dianggap efektif dalam menanggulangi stunting secara mendalam dan komprehensif.
Wakil Bupati Temanggung drg Nadia Muna menerangkan, Anting Emas menjadi inovasi dari Pemkab Temanggung direplikasi Kabupaten Sumbawa, Cirebon, hingga Sumedang.
"Alhamdulillah, Kabupaten Temanggung mendapat feedback yang bagus, mempunyai inovasi luar biasa dan direplikasi kabupaten-kabupaten lain.
Melalui inovasi Anting Emas terbukti ada penurunan angka stunting secara signifikan, sebab langsung menuju ke titik-titiknya," terangnya.
Nadia melanjutkan, ada sub program dalam inovasi tersebut. Itu melalui pemberian tablet penambah darah, pemberian gizi kepada anak stunting, pijat bayi, dan lainnya.
Selain itu, dilakukan pendekatan siklus hidup (life cycle approach) yang mencakup intervensi sejak masih masa remaja hingga balita.
"Jadi inovasi ini menekankan pendekatan keluarga. Mulai dari kursus calon pengantin plus di puskesmas dengan PLKB dan KUA.
Kursus singkat ibu menyusui baru melalui kelas ibu hamil, kelas ibu balita, posyandu, dan ruang pasca salin," lanjut Nadia.
Dikatakan, terdapat kelas ibu hamil guna mencegah stunting sejak dini secara online melalui WhatsApp dan offline secara berkala di posyandu atau puskesmas.
Kemudian, terdapat kelas ibu balita risiko stunting, massage bayi dan balita untuk tumbuh kembang dengan fisioterapis melakukan stimulasi tumbuh kembang ke rumah balita berisiko stunting.
"Diharapkan inovasi ini terus menginspirasi daerah lain. Utamanya bisa membantu menurunkan angka stunting," tambahnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo