RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Temanggung akhir-akhir ini mengakibatkan terjadinya tanah longsor di dua titik.
Bencana itu berada di jalan penghubung antara Desa Krempong dengan Desa Sucen Kecamatan Gemawang.
Tanah longsor menutup akses pengguna jalan. Peristiwa terjadi Kamis (22/5/2025) pukul 02.30. Akibatnya, warga desa tidak bisa melintas lantaran akses jalan tertutup tanah longsor.Namun, material longsor dibersihkan mulai Kamis pagi hari hingga pukul 15.30.
"Di lokasi ini ada tebing setinggi 12 x 10 meter yang longsor. Materialnya menutup akses jalan. Jadi perlu waktu banyak untuk pembersihannya," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Temanggung Totok Nursetyanto, Jumat (23/5/2025).
Titik longsor lainnya berada di Dusun Gembyang, Desa Kentengsari, Kecamatan Candiroto. Di lokasi itu, longsor terjadi pada Kamis (22/5/2025) sekira pukul 22.30.
Saat itu, hujan di wilayah Kecamatan Candiroto mengakibatkan fondasi rumah dan bangunan kamar mandi milik Daryanto, 72, warga Dusun Gembyang, Desa Kentengsari, ambrol.
"Tidak ada korban jiwa dalam longsor di Kentengsari, Candiroto. Tapi kerusakannya mencapai Rp 12,7 juta. Karena fondasi rumah dan kamar mandi itu ambrol," jelas Totok.
Totok mengatakan, ada tiga jiwa terdampak pada kejadian longsor di Kentengsari, Candiroto. Masyarakat dan petugas gabungan melakukan pembersihan material tanah longsor.
Ia menegaskan agar masyarakat selalu waspada dan berhati-hati. Manakala ada potensi longsor bisa segera menyelamatkan diri atau mengungsi ke rumah saudara yang lebih aman.
"Cuaca masih belum menentu. Jadi masyarakat juga harus waspada. Kami juga langsung memberikan bantuan logistik dan keperluan mendesak untuk korban bencana," tandasnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo