Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Perbaikan Jalan Rusak yang Menghubungkan Tlogopucang Kandangan Temanggung dengan Kemitir Sumowono Kabupaten Semarang, Perlu Anggaran Segini

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 21 Mei 2025 | 00:02 WIB
Jalan rusak yang menghubungkan Tlogopucang Kadangan Temanggung dengan Desa Kemitir Sumowono Kabupaten Semarang mendapat protes warga setempat karena tidak kunjung diperbaiki.
Jalan rusak yang menghubungkan Tlogopucang Kadangan Temanggung dengan Desa Kemitir Sumowono Kabupaten Semarang mendapat protes warga setempat karena tidak kunjung diperbaiki.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Perbaikan jalan rusak di Tlogopucang, Kecamatan Kandangan, yang menghubungkan dua kabupaten, membutuhkan dana sebesar Rp 25 miliar. Pemkab Temanggung tengah mengusulkan perbaikan jalan tersebut agar bisa teranggarkan pada 2026.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Temanggung, Khamim Gunardi menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan wakil bupati Temanggung terkait kerusakan jalan di wilayah Tlogopucang, Kandangan yang menghubungkan dengan Desa Kemitir, Sumowono, Kabupaten Semarang.

Hasilnya, perbaikan jalan tersebut tidak bisa dilaksanakan pada 2025. Itu karena keterbatasan anggaran terkait perbaikan jalan.

"Kami juga sudah komunikasi dengan warga di sana (Tlogopucang). Aduan warga juga sudah berkali-kali masuk, tapi perbaikan jalan di sana butuh biaya besar untuk penanganan tuntas," jelasnya saat dihubungi Jawa Pos Radar Magelang, Selasa (20/5/2025).

Jalan rusak tersebut berada di wilayah Rowoseneng-Tlogopucang. Itu merupakan jalan kabupaten. Maka, perlu dana cukup besar agar jalan sepanjang 7 kilometer itu tuntas dalam penanganannya.

"Biaya penanganan mencapai Rp 25 miliar. Ini sedang kami usulkan ke APBD provinsi agar bisa teranggarkan di tahun 2026," lanjut Khamim.

Ia membeberkan, pada 2023 lokasi jalan rusak di Tlogopucang sempat disurvei oleh gubernur yang saat itu menjabat. Kemudian, akan dianggarkan untuk perbaikan.

Lalu 2024, pihaknya mengusulkan anggaran lewat APBN melalui inpres jalan daerah maupun alokasi khusus.

"Tahun 2024 itu belum berhasil. Lalu 2025 lokasi itu masuk urutan perbaikan, tapi karena butuh anggaran yang besar maka belum jadi.

Kalau di rencana kami, jalan itu masuk penanganan tuntas karena jadi akses utama dan akses ekonomi warga," bebernya.

Dikatakan, nantinya jalan Rowoseneng-Tlogopucang yang menghubungkan dengan Kabupaten Semarang akan dibangun cor beton. Selain itu, terdapat perawatan berkala agar kondisi jalan tetap baik.

"Penanganan memang long segmen dengan peningkatan struktur jalan menjadi cor beton. Harapannya bisa bisa teranggarkan dan bisa segera perbaikan," katanya.

Sebelumnya, kondisi jalan rusak di wilayah Tlogopucang, Kandangan ini sempat viral di media sosial. Kondisi itu membuat akses ekonomi warga terhambat. Bahkan, terdapat beberapa spanduk protes yang ditulis warga.

 Spanduk itu terpampang di pinggir jalan yang rusak dengan tulisan bervariasi. Seperti tulisan “Selamat Menikmati Kali Asat”, “Jalanku Tak Semanis Janjimu Bozz”, hingga tulisan protes lainnya. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#DPUPR Kabupaten Temanggung #tlogopucang kandangan #jalan rusak