Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Pendaki Gunung Sindoro Asal Riau Jatuh Terpeleset, Alami Cedera Kepala, Evakuasi Terhambat Hujan

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 14 Mei 2025 | 23:49 WIB
Evakuasi pendaki tektok asal Riau gang terpeleset di Gunung Sindoro via Kledung oleh tim Basarnas Wonosobo.
Evakuasi pendaki tektok asal Riau gang terpeleset di Gunung Sindoro via Kledung oleh tim Basarnas Wonosobo.

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Seorang pendaki tektok asal Riau bernama Syarifudin Ramadhani alias SR, terpaksa dievakuasi tim Basarnas. Lantaran, mengalami cedera kepala usai terpeleset di Gunung Sindoro via pos Kledung, Kabupaten Temanggung pada Selasa (13/5/2025) malam.

Pendaki Gunung Sindoro berusia 20 tahun itu,memulai pendakian bersama beberapa rekannya dari asrama Riau di Jogjakarta pada Selasa (13/5/2025) pukul 22.00. 

Rombongan SR sempat beristirahat di area camp. Kemudian melanjutkan kembali pendakian ke puncak Gunung Sindoro.

Setelah tiba di puncak, rombongan memutuskan turun pada pukul 09.00. Namun saat turun, SR tiba-tiba terpeleset dan kepalanya terbentur batu sehingga mengalami pendarahan. 

Kejadian itu dibenarkan Kepala Pelaksana BPBD Temanggung Totok Nursetyanto.

"Kami tidak melakukan evakuasi ke lokasi. Karena sudah dari Basarnas Pos Wonosobo," katanya saat dikonfirmasi Rabu (14/5/2025).

Evakuasi dilakukan tim Basarnas Pos Wonosobo atas perintah Basarnas Semarang.

"Saudara SR terpeleset dan jatuh dengan kepala mengenai batu sehingga luka sobek dan berdarah. Rekan-rekannya kemudian menghubungi pos pendakian Kledung yang kemudian diteruskan ke Basarnas untuk meminta bantuan evakuasi," ujar Budiono, Kepala Kantor Basarnas Semarang. 

Pos Siaga Basarnas Wonosobo mengirimkan satu tim untuk melakukan evakuasi dibantu tim dari Pos Pendakian Kledung Temanggung.

Namun terdapat hambatan hujan deras dan jalur pendakian licin. Sehingga tim harus ekstra hati-hati dan perjalanan yang seharusnya bisa ditempuh 3-4 jam menjadi 5,5 jam. 

Tim Basarnas yang tiba pukul 18.00, kemudian melakukan penanganan medis awal untuk korban yang mengalami pendarahan dikepala.

Selanjutnya korban dibawa ke shelter emergency untuk mendapat perawatan lanjutan.

"Setelah stabil SR dibawa turun ke Pos Pendakian Kledung. Alhamdulillah pukul satu dini hari Rabu (14/5/2025) seluruhnya sudah tiba di Pos Kledung," lanjutnya. 

Peristiwa pendaki cedera ini juga dialami tiga pendaki lain pada Senin (12/5/2025) di Gunung Sindoro via Kledung. Kondisi itu menjadi pembelajaran agar para pendaki secara maksimal menyiapkan fisik dengan kondisi tubuh fit.

"Kami mengimbau agar para pendaki lebih memperhatikan keselamatan sebelum aktivitas pendakian.

Terlebih Gunung Sindoro memiliki jalur pendakian yang cukup menantang. Butuh persiapan matang," tambah Kalak BPBD Temanggung Totok Nursetyanto. (dev/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#terpeleset #Pendaki gunung sindoro #riau #tektok #cedera kepala #SINDORO #BPBD Temanggung