RADARMAGELANG.ID, Temanggung -Petani Desa Bansari, Kecamatan Bansari, memiliki cara unik untuk mengangkut hasil pertanian.
Yakni menggunakan kereta gantung dengan tali sling agar biaya produksi lebih murah.
Penggunaan metode angkut tali sling telah digunakan petani di Desa Bansari sejak 2023.
Awalnya, metode ini untuk membantu mengangkut pupuk saja. Lantaran di daerah itu kontur tanah naik turun. Namun, seiring berjalannya waktu juga dimanfaatkan untuk proses pemanenan hasil pertanian.
"Metode ini mampu menekan biaya produksi hingga 13 kali lipat lebih rendah. Jadi lebih efisien karena hemat biaya, hemat waktu, dan hemat tenaga," kata Sofyan, salah satu petani di Desa Bansari.
Sofyan melanjutkan, penggunaan teknologi sling dengan kereta gantung bisa diterapkan petani lainnya di wilayah pedesaan.
Sebelum menggunakan metode ini, pengangkutan pupuk maupun hasil pertanian dilakukan manual alias jalan kaki. Akibatnya biaya usung atau angkut lintas bukit cukup tinggi. Yakni Rp 5.000 per karung sekali jalan.
"Kalau 32 karung kan bisa terlihat biayanya. Kalau pakai metode sling, hanya butuh satu liter bahan bakar seharga Rp 12.000 yang digunakan hingga 4 jali jalan. Ini lebih murah," tambahnya.
Inovasi ini mendapat apresiasi dari Bupati Temanggung Agus Setyawan. Lantaran itu sesuai misinya dalam memajukan sektor pertanian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
"Ini cukup membantu proses pengolahan serta pemanenan hasil pertanian yang berada di wilayah dengan kontur lahan lereng pegunungan serta berbukit," ujar Agus Setyawan.
Agus menambahkan, perlu adanya fasilitas dengan berbagai infrastruktur di tingkat desa, khususnya wilayah lereng gunung.
Terlebih, hal itu berdampak positif terhadap petani. Ia juga akan komunikasi dengan dinas-dinas terkait mengenai penerapan inovasi ini.
"Saya harap agar setiap desa yang termasuk ke dalam kategori wilayah sentra pertanian dan perkebunan, dapat menyisihkan anggaran untuk membantu merealisasikan pembangunan metode sling. Biayanya hanya Rp 80 juta," tandasnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo