RADARMAGELANG.ID, Temanggung -Komite Pertembakauan Kabupaten Temanggung resmi dibentuk pada Minggu (11/5/2025) malam.
Tim ini akan bertugas menjaga eksistensi tembakau Temanggung hingga kesejahteraan petani.
Ketua Komite Pertembakauan Temanggung, Agus Parmuji mengatakan pihaknya fokus membangun berbagai sistem terkait pertembakauan. Mulai dari tingkat petani hingga masalah regulasi dan kesejahteraan.
“Momentum ini yang kami tunggu-tunggu. Kami libatkan seluruh elemen masyarakat untuk bergotong-royong melestarikan tembakau yang kami anggap saat ini sedang tidak baik-baik saja," katanya.
Parmuji berharap, komite ini memiliki multiplier effect dalam pertembakauan. Sehingga, beragam permasalahan tentang tembakau di Temanggung bisa terselesaikan.
Sementara Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan, tembakau kerap kali disebut para petani di Temanggung sebagai emas hijau.
Maka, pembentukan Komite Pertembakauan diharapkan menjadi langkah strategis dalam upaya membentengi Temanggung sebagai Kota Tembakau. Terlebih, banyak peran petani tembakau dalam pembangunan di Temanggung.
“Jika menilik sejarah ke belakang, peran serta petani tembakau di Kabupaten Temanggung cukup besar.
Dahulu, mereka turut andil bergotong-royong dalam rangka pembiayaan pembangunan Pendopo Pengayoman, kantor dinas bupati, hingga gedung DPRD Kabupaten Temanggung,” ujarnya.
Selain itu, komite ini melibatkan berbagai elemen masyarakat. Mulai pelaku industri, petani, pedagang, buruh, perwakilan desa sentra penghasil tembakau, hingga organisasi kemasyarakatan.
“Tim ini bentuk sebuah kebersamaan. Kepentingan tembakau bukan hanya untuk kalangan kecil saja, tetapi menyeluruh ke masyarakat.
Meskipun berdasarkan data, terdapat 14 wilayah sentra pertembakauan dari 20 kecamatan yang ada di Temanggung,” imbuhnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo