Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Ganti Rugi Lahan Tol Bawen-Jogja Dinilai Tak Layak, Warga Kebumen, Pringsurat, Temanggung Wadul DPR RI

Devi Khofifatur Rizqi • Senin, 5 Mei 2025 | 03:45 WIB

 

Puluhan warga Desa Kebumen, Kecamatan Pringsurat, Temanggung saat wadul terkait ganti rugi lahan terdampak tol kepada anggota Komisi V DPR RI, Sabtu (3/5/2025)
Puluhan warga Desa Kebumen, Kecamatan Pringsurat, Temanggung saat wadul terkait ganti rugi lahan terdampak tol kepada anggota Komisi V DPR RI, Sabtu (3/5/2025)

RADARMAGELANG.ID, Temanggung--Puluhan warga Desa Kebumen, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, menuntut harga yang layak terhadap lahan terdampak proyek tol Bawen-Jogja.

Pasalnya, lahan terdampak hanya dihargai Rp 144 ribu per meter persegi.

Komarudin, perwakilan warga Desa Kebumen mengaku kecewa dengan nilai lahan terdampak tol yang dihargai murah.

Karena itu, ia bersama 58 warga pemilik lahan di desanya menolak ganti rugi yang akan diberikan.

"Jadi, hanya dihargai Rp 144 ribu per meter persegi. Itu jauh dari harga kelayakan. Padahal lahan warga ini sangat produktif di sektor pertanian dengan tiga kali panen dalam setahun," katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang.

Komarudin menilai, harga yang layak untuk pembebasan lahan terdampak tol mencapai Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta.

Terlebih, lahan yang dimiliki warga cukup strategis.

"Lahan milik saya ada 1.438 meter persegi yang terdampak. Kalau total semua dengan warga lainnya ada 7 hektare di desa kami yang kena imbas proyek tol Bawen-Jogja," jelasnya.

Makanya, Komarudin bersama puluhan warga Desa Kebumen tidak akan melepas lahan untuk proyek jalan tol sebelum mendapat harga yang layak.

Ia juga wadul ke DPR RI untuk mendapat keadilan.

Anggota Komisi V DPR RI Sofwan Dedy Ardyanto menegaskan, akan membantu dan mengawal tuntas harga layak untuk warga Desa Kebumen, Pringsurat, yang lahannya terdampak proyek tol. 

Ia telah menerima keluhan sekaligus harapan puluhan warga.

Terlebih, lahan yang dibebaskan itu nantinya akan dibangun sebagai exit tol Pringsurat.

Juga menjadi bagian dari ruas jalan seksi 5 Temanggung-Ambarawa.

"Kami sudah menerima keluhan dan harapan warga. Dan saya menyimpulkan ada anomali dalam proses pembebasan lahan dan penentuan harga appraisal. Ada juga potensi perbedaan perlakuan dalam penetapan harga ganti rugi,” ungkap Sofwan dalam audiensi, Sabtu (4/5/2025) malam.

Sofwan menambahkan, akan berkoordinasi dengan pihak yang menangani jalan tol di Jakarta.

Ia akan menyampaikan aspirasi warga Desa Kebumen terkait lahan terdampak tol. Sehingga, warga bisa mendapat harga yang layak.

"Semoga ikhtiar kita bisa menemukan titik temu yang terbaik untuk warga Kebumen. Apalagi kasus ini ada di dapil saya, yakni Temanggung. Saya akan mengawal sampai tuntas," janjinya. (dev/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#ganti rugi #kebumen #anggota dpr ri #temanggung #tol bawen jogja