RADARMAGELANG.ID, Temanggung – Sebanyak 9 sekolah terbaik dari berbagai wilayah di Temanggung menjadi finalis Smart Champ 2025, setelah melalui seleksi ketat.
Ajang ini merupakan lomba cerdas cermat antar-SMP/MTs se-Kabupaten Temanggung yang digelar mulai awal 2025.
Dengan materi mengenai muatan lokal dan akademik ruang lingkung Temanggung.
Tiga sekolah lolos ke babak final. Yakni , SMP Kristen Krista Citra Parakan, SMP Islam Ngadirejo, dan SMP Negeri 1 Candiroto.
Dan dalam final pada Kamis (30/4/2025) di Pendopo Pengayoman, SMP Kristen Krista Citra Parakan berhasil meraih juara 1, disusul SMP Islam Ngadirejo sebagai juara 2 dan SMP Negeri 1 Candiroto meraih juara 3.
Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Temanggung, Agus Setyawan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Agus Sujarwo, serta para juri. Yaitu Hendro Martono, M.Pd (penulis dan pemerhati sejarah), Andrian Gandi Wijanarko, M.Pd (Dekan FTK Inisnu Temanggung), dan Sutopo (Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Daerah Temanggung).
Bupati Agus Setyawan, berharap siswa dapat lebih mengenal daerah mereka dan khazanah yang ada.
"Jangan sampai justru lebih mengenal daerah luar. Kami ingin membangun fondasi local wisdom agar kebanggaan kita sebagai warga Temanggung meningkat," ujarnya.
Sementara itu, Dekan FTK Inisnu, Andrian Gandi Wijanarko, menekankan pentingnya pengetahuan lokal.
Karena sejarah lokal memiliki peran krusial dalam membangun identitas nasional dan meningkatkan pemahaman tentang keragaman budaya.
“Meskipun sejarah nasional lebih sering dibahas dalam kurikulum pendidikan, sejarah lokal tetap menjadi aspek penting untuk menggali akar budaya serta kontribusi daerah dalam perjalanan bangsa,”ujarnya.
Lanjut dia, kesadaran akan pentingnya nilai pengetahuan lokal/indigenous dapat memperkuat ikatan terhadap warisan leluhur, memperkokoh rasa persatuan dalam keberagaman.
“Serta memastikan bahwa nilai-nilai budaya tetap lestari di tengah arus globalisasi,"tandasnya.
Diharapkan dengan Smart Champ 2025 dapat membangun semangat kompetisi yang sehat di kalangan pelajar.
Serta meningkatkan kemampuan akademik, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya serta sejarah Kabupaten Temanggung. (rls/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo