RADARMAGELANG.ID, TEMANGGUNG - Adanya perlambatan ekonomi global berpengaruh pada ekspor produk kayu dan kopi di Kabupaten Temanggung. Bahkan, kondisi itu bisa mengancam penurunan ekonomi di Kota Tembakau ini.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi dan UMKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Temanggung, Pontjo Marbagyo mengatakan, dampak perang dagang ekonomi global mengancam Kabupaten Temanggung.
Pasalnya, terdapat dua produk Temanggung yang kerap diekspor ke Amerika.
"Produk kayu dan kopi yang nantinya bakal sangat terdampak pembatasan ekspor itu. Karena banyak diekspor ke Amerika," katanya Senin (14/4/2025).
Kendati begitu, pihaknya masih menunggu kebijakan nasional untuk antisipasi dampak tersebut di Kabupaten Temanggung.
Hanya saja, banyak pedagang kopi dan kayu di Temanggung yang menunggu situasi aman.
"Sekarang mereka cenderung menunggu situasi aman dan menyiapkan dana darurat. Semoga kebijakan nasional nanti ada kemudahan untuk Temanggung juga," jelas Pontjo.
Efek tarif impor yang diterapkan oleh Amerika rupanya bakal berpengaruh terhadap ekonomi di Kabupaten Temanggung. Meski kondisi itu membuat harga stabil. Namun akan terjadi penurunan ekonomi.
"Kondisi itu juga akan berpengaruh ke perekonomian di Temanggung. Meski pasar tidak seramai yang dulu. Dampaknya bagus di harga, karena tidak ada kenaikan signifikan karena permintaan tidak melonjak," terang Pontjo.
Pontjo berharap, ada kebijakan yang tepat dari pemerintah pusat terkait kondisi ini.
Sehingga, Temanggung sebagai penghasil kopi dan kayu bisa berperan meningkatkan ekonomi nasional.
"Kalau ekspor kayu memang larinya ke negara-negara besar. Kalau kopi kami juga merambah ke negara lain yang tidak memengaruhi sistem perdagangan kita," tandasnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo