RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Bupati Temanggung Agus Setyawan bersama jajaran forkompimda melakukan panen raya padi, Senin (7/4/2025).
Panen raya berlangsung di sawah blok Sigintung kelompok tani Sri Darmo, Kelurahan Madureso, Temanggung.
Hasil panen varietas SRP08 ini mencapai 6,4 ton dari luas lahan 1,3 hektare di lokasi tersebut.
Kegiatan ini sebagai bagian dari pelaksanaan program percepatan swasembada pangan nasional.
"Gabah panen kering di lokasi ini sekitar 6,4 ton. Ini termasuk bagus karena beras yang dihasilkan kualitas premium," ungkap Bupati Temanggung Agus Setyawan.
Dijelaskan, target panen mencapai 17.900 hektare. Hanya saja realisasi tahun 2024 di angka 14.900 hektare.
Itu karena ada lahan-lahan yang prospek untuk sawah atau tanaman padi diahlihkan untuk menanam cabai dan komoditas lainnya.
"Itu hak prerogatif petani untuk lahan yang dialihkan. Tapi kami tetap suport program nasional untuk ketahanan pangan," jelas Agus.
Agus mengatakan, hasil panen padi kali ini termasuk bagus untuk Kabupaten Temanggung.
Namun panen tersebut tidak semua padi di Temanggung diserap oleh Bulog.
"Karena ada yang dijual ke pedagang di Temanggung dengan harga cukup tinggi," katanya.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Petanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung, Joko Budi Nuryanto mengatakan, tanaman padi di Kabupaten Temanggung belum sepenuhnya menggunakan pupuk organik.
"Kami juga usahakan alat panen untuk menekan HPP serta tidak memakan waktu banyak. Dan hasil panen padi juga mencukupi untuk warga Temanggung," katanya.
Ditambahkan, hingga April 2025 ini sudah ada 6.000 hektare atau 35 persen dari lahan padi yang sudah panen.
Gabah hasil panen kelompok tani Sri Darmo, Kelurahan Madureso, langsung dibayar oleh Bulog seharga Rp 6.500 per kilogram. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo