RADARMAGELANG.ID, Temanggung -Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Temanggung mendapat dana alokasi dari APBN untuk kegiatan pelatihan kerja.
Itu menjadi upaya meningkatkan skill masyarakat Temanggung yang hendak bekerja.
Kepala Dinperinaker Temanggung Endang Praptaningsih menjelaskan, ada 8 skema pelatihan kerja di tahun 2025 untuk masyarakat Temanggung.
Skema itu dengan anggaran Rp 1 miliar dari APBN.
"Lalu ada 6 paket pelatihan dari anggaran daerah Kabupaten Temanggung. Bisa diikuti masyarakat yang berminat meningkatkan keterampilannya sebelum bekerja di industri," jelasnya.
Endang melanjutkan, pelatihan yang didanai APBN yakni pelatihan memasak, pelatihan menjahit baju dewasa dan anak, pelatihan desain grafis plus desain sablon.
"Untuk pelatihan itu sudah selesai pada awal Maret lalu," lanjutnya.
Adapun pelatihan lainnya yang belum terlaksana yakni pelatihan servis sepeda motor injeksi, pelatihan juru gambar bangunan gedung.
Kemudian, pelatihan las listrik, pelatihan pengelola administrasi perkantoran, dan pelatihan operator komputer muda.
"Untuk lima pelatihan yang belum ini, semoga bisa terlaksana. Karena ada efisiensi anggaran juga berpengaruh ke skema pelatihan yang audah direncanakan," ujar Endang.
Lanjut Endang, pelatihan yang didanai APBD kabupaten belum dilaksanakan. Bahkan, belum ada kepastian dan ketentuannya.
"Masih menunggu ya untuk anggaran dari daerah. Tapi dari perencanaan akan ada 6 paket pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) yang didanai APBD tersebut," tambahnya.
Endang berharap, masyarakat Temanggung bisa ikut serta dalam kegiatan pelatihan BLK.
Hal itu untuk meningkatkan skill sebelum masuk ke dunia kerja.
"Banyak alumni BLK yang masuk ke industri. Dan mereka mendapat pengupahan yang layak juga," tandasnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo